Anggota Pengawas Pemilu Tingkat Desa di Gianyar Dilantik

Kesbangpol I Dewa Gede Putra Amarta menyampaikan dengan dilantiknya sebagai panwasdes berarti anggota panwasdes sudah resmi menjadi salah satu komponen dari badan penyelenggara pemilihan umum dan kiranya saudara-saudara patut bersyukur karena  memperoleh kepercayaan dan kesempatan mengabdi kepada Negara dan memberikan kontribusi dalam rangka pelaksanaan demokrasi di Negara kita.

(Last Updated On: 06/02/2023)
GIANYAR-fajarbali.com | Mempersiapkan Pemilu Tahun 2024, sebanyak 70 pengawas pemilihan umum 2024 dilantik. Pelantikan pengawas Pemilu tingkat desa dihadiri Bupati Gianyar yang diwakili Kepala Kesbangpol, Dewa Gede Putra Amerta, Senin (6/2/2023) di Ubud. 
Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan menyampaikan ucapan selamat kepada 70 Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PPKD) dan berkenaan dengan tahapan pemilu yang sudah ditetapkan 9 bulan sebelumnya, “Tentu Bawaslu harus menyiapkan jajaran ditingkat Kelurahan/Desa, saya yakin bapak/ibu yang dilantik hari ini akan berkomitmen mengabdikan diri sebagai pengawas, dapat mengemban tugas dengan baik sebagai pengawas Pemilu, ingat bapak dan ibu sekalian akan diingat dalam sejarah sebagai Pengawas Pemilu serta mari kita sukseskan pemilu tahun 2024 sebagai pengawas Kelurahan/Desa,” sambut Hartawan.
 
Sambutan Bupati Gianyar yang dibacakan Kepala Kesbangpol I Dewa Gede Putra Amarta menyampaikan dengan dilantiknya sebagai panwasdes berarti anggota panwasdes sudah resmi menjadi salah satu komponen dari badan penyelenggara pemilihan umum dan kiranya saudara-saudara patut bersyukur karena  memperoleh kepercayaan dan kesempatan mengabdi kepada Negara dan memberikan kontribusi dalam rangka pelaksanaan demokrasi di Negara kita. Tak lupa dalam sambutannya mengingatkan agar pengawas Pemilu kelurahan/Desa dapat bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan dan menjalankan tugas sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku “Ini adalah tugas mulia, karena keberhasilan pelaksanaan pemilu nanti, akan menentukan nasib dan perjalanan bangsa Indonesia untuk kurun waktu lima tahun ke depan,” jelasnya. 
 
Namun di balik kepercayaan yang diberikan tersirat adanya  tanggung jawab untuk mengusahakan agar proses dan tahapan pemilu dapat berlangsung sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Dipesankan, agar Pengawas Pemilu kelurahan/Desa dapat berkerja secara professional, independent, mandiri, jujur, adil dan terbuka serta dengan penuh tanggung jawab “Semua persoalan-persoalan yang muncul mau tidak mau harus dapat disikapi, ditindaklanjuti dan atau diselesaikan dengan baik. Saudara-saudara harus mampu membuktikan kepada masyarakat bahwa saudara-saudara pantas dan layak menjadi pengawas pemilu di tingkat kelurahan/Desa,” harapnya. 
 
Diketahui Pembentukan Panitia Pengawas Kelurahan/Desa (PPKD) telah melewati masa Pendaftaran dan tes Wawancara yang dilaksakan oleh Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Gianyar, dan pada tanggal 6 Februari secara terpusat Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Gianyar melantik 70 PPKD yang terdiri dari 17 wanita dan 53 Laki-Laki.sar

Next Post

Di BKO ke Papua, Sertu Sumerta Kenalkan Anyaman Jamur di Sekolah dan Masyarakat

Mon Feb 6 , 2023
Disebutnya, awal mulanya saat ada peresmian Gereja di distrik setempat, para tokoh dan ketua adat meminta TNI membuatkan gapura dengan bahan seadaanya, dari kayu dan cat. "Karena kami lihat tidak begitu bagus. Kita lihat ada bahan seperti janur dan bunga, maka kami buatkan anyaman," ujarnya bangga. 
IMG-20230206-WA0039

Berita Lainnya