Akumulasi kasus 2020 Tercatat 544 Warga DBD, Meninggal 1

 

Untuk antisipasi, pihaknya juga telah memaksimalkan fogging di sejumlah wilayah yang terpapar DBD tersebut. Namun, dikatakan tenaga fogging yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar cukup terbatas,  dan wilayah yang terdampak DBD cukup luas. Untuk itu, pihaknya meminta pemakluman dari masyarakat karena petugas secara bertahap akan melakukan fogging di wilayah terdampak DBD. “Petugas fogging yang kami miliki terbatas, namun wilayah yang terdampak DBD di Gianyar cukup luas. Itulah yang menyebabkan antrian, namun tentu saja akan kami lakukan secara maksimal dan merata,” tandasnya.

 

Informasi lain menyebutkan DBD juga menyerang Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya. Sebagai Sekda, Wisnu Wijaya juga menjabat Ketua Harian Satgas Covid-19 Gianyar. Sehingga kegiatannya sangat padat. Saat ini Wisnu Wijaya tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di Gianyar. Istri Sekda Gianyar, Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya saat dikonfirmasi, membenarkan saat ini suaminya tengah dirawat intensif di rumah sakit, karena mengalami sakit DBD. “Ya, benar sakit DB. Gejala sakitnya sejak Rabu (22/4/2020) lalu dan dirawat di Family Husada,”
 jelas Ny. Dwikorawati.

Dijelaskan, kondisinya saat ini, panas badan sudah mulai turun, dan trombositnya sudah mengalami peningkatan. “Saat ini panasnya sudah mulai turun, sekarang kita mengantisipasi trombosit. Biasanya kalau panasnya turun, trombositnya turun. Tapi saat ini masih di atas 100. Astungkara semoga bapak cepat sembuh,” tutupnya.(gds).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top