Selain ramah lingkungan, hasil dari usaha pertanian yang mengarah pada prinsip pertanian tanpa limbah (zero waste) tersebut juga dapat meningkatkan pendapatan petani karena mengurangi biaya pembelian pakan ternak dengan pemanfaatan limbah sayur sebagai sumber pakan ternak dan limbah ternak sebagai sumber pupuk organik untuk sayuran. Guna meningkatkan nilai hasil panen dari kebun dan ternaknya, penduduk KBA Suntenjaya pun membuat berbagai produk olahan seperti sale pisang, keripik bayam, yoghurt, permen karamel, dan kopi.
Lebih lanjut, KBA Suntenjaya juga sudah mengembangkan pengelolaan air yang baik dengan memanfaatkan air hujan sebagai cadangan air yang dapat dipergunakan untuk menyiram sayuran melalui tandon berkapasitas 5.000 liter yang terletak di luar rumah warga. Selain berguna saat musim kemarau datang, panen air hujan ini juga mampu menekan aliran permukaan tanah yang terlalu besar dan berpotensi menyebabkan terjadinya banjir dan erosi.
Semangat Astra dalam mengembangkan KBA Suntenjaya menjadi kampung yang berseri, hijau, dan produktif sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals Indonesia. (rls/Sud)










