Ajaran Bhaerawa Mulai Mendapatkan Tempat di Hati Umat, Peserta Pawintenan Massal Meningkat Signifikan 

IMG-20260417-WA0038
Prosesi pawintenan massal di Pasraman Sri Taman Ksetra, Desa Pikat, Dawan, Klungkung, bertepatan dengan Rahina Tilem Kadasa, Kamis 16 April 2026 diikuti 278 orang. 

SEMARAPURA-fajarbali.com | Bertepatan dengan Rahina Tilem Kadasa, Kamis 16 April 2026, Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa kembali menggelar pawintenam massal yang diikuti 278 peserta. Pawintenan kali ini digelar serangkaian dengan pujawali di Pasraman Sri Taman Ksetra, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.

Ketua Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa Jro Mangku Ketut Suryadi Putra, menjelaskan, pawintenan ini merupakan yang keenam kalinya digelar yayasannya. Pesertanya pun cenderung meningkat bahkan datang dari luar Bali.

Hal ini memandakan semakin banyak umat Hindu yang ingin meningkatkan kualitas spiritualnya, serta memohon kekuatan taksu pada setiap profesi yang dijalani masing-masing. Meningkatnya peserta pawintenan massal juga mengindikasikan bahwa Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa semakin dikenal umat serta ajarannya bisa diterima. 

"Salah satu kunci kami yakni membangun sinergi dengan jajaran pemerintahan, legislatif termasuk kepolisian dan TNI. Kami undang semua agar semua tahu bahwa kegiatan kami legal," jelas Mangku Suryadi Putra didampingi Ketua Panitia Pawintenan Jro Mangku Restu Celagi.

Mangku Suryadi Putra menambahkan, seiring semakin lengkapnya fasilitas di pasraman, pihaknya menambah sejumlah kegiatan, seperti nyurat aksara Bali tiap malam Sabtu. Selain itu, ia merancang program Brahmawidya dengan materi seputar etika kehidupan khususnya bagi para pemangku.

Untuk program eksternal, Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa bakal mengagendakan Dharma Yatra membina umat di luar Bali. "Rencananya kita akan ke Lombok," kata dia. "Dulu pernah ke daerah di pulau Jawa," imbuhnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top