Air sebagai Entitas Peradaban dan Filosofi Kehidupan

Puspayani-0d8ac940

Bahkan beberapa pusat peradaban tertua di dunia lahir dan berkembang pada lembah – lembah  sungai.

Peradaban Mesopotamia merupakan salah satu peradaban dunia yang tumbuh dan berkembang pada dua buah sungai yang terkenal hingga saat ini yaitu eufrat dan tigris.

Pada masa itu sungai sungai tersebut digunakan sebagai sarana irigasi pertanian. Karena kesuburan tanahnya itulah yang akhirnya mendukung berkembangnya peradaban baru dan kemudian menjadi asal mula tumbuhnya kerajaan-kerajaan besar.

Berdasarkan kenyataan empiris yang ada, dalam perkembangan kehidupan di Bali, air menjadi sumber peradaban masyarakat di Bali yang dibentuk dari peradaban air sungai, danau mau pun laut. 

Hal ini dilihat dengan munculnya pusat-pusat keagamaan yang berupa bangunan suci dan petoyaan yang  banyak ditemukan pada daerah aliran sungai.

Ini membuktikan bahwa peradaban masyarakat Bali sangat berhubungan dengan air. Hal ini karena bagi masyarakat di air merupakan penyusun terbanyak unsur buana Agung, dan buana alit.

Bahkan dalam kepercayaan umat hindu di Bali, air memiliki kesucian dan keajaiban yang disebut sebagai Tirta. 

Tirta merupakan bentuk penyatuan antara materi yang berupa air secara fisik dan energi yang berupa doa.

Sehingga tirta tersebut dipercayai memiliki kekuatan spriritual yang luar biasa. Itulah sebabnya leluhur  masyarakat Bali sejak dulu sangat memuliakan keberadaan air dan selalu berusaha untuk menjaga harmonsasi dengan alam disekitarnya.

Masyarakat di Bali memiliki pondasi tradisi kearifan lokal dan spiritual yang kuat sehingga dalam melestarikan sumber-sumber air oleh masyarakat di Bali dilakukan melalui pelaksaan ritual /upakara keagamaan yang dikenal dekan upacara danu kerti dan samudra kerti yang merupakan bagian dari Sad kerti. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top