Adira Finance Mencatatkan Laba Bersih Sebesar Rp1,94 Triliun di Tahun 2023

Foto 1-2

Sehingga sepanjang tahun 2023, pembiayaan baru kami tercatat mengalami kenaikan sebesar 31% y/y menjadi Rp41,6 triliun dan piutang pembiayaan yang dikelola Perusahaan (termasuk pembiayaan bersama) tumbuh sebesar 25% menjadi Rp55,7 triliun.” Ujar Dewa Made Susila, Presiden Direktur.

Sepanjang tahun 2023, pembiayaan baru di segmen syariah mengalami kenaikan sebesar 34% y/y menjadi sebesar Rp8,9 triliun atau mewakili 21% dari total pembiayaan baru. Ekspansi pembiayaan syariah ini didukung oleh kegiatan pemasaran yang agresif, ekspansi dari kanal-kanal penjualan di komunitas syariah, kampanye edukasi masyarakat, dan produk- produk seperti AMANAH (Adira Multi Dana Syariah), sebuah solusi multi-financing yang didasarkan pada prinsip-prinsip syariah.

 

“Secara regional, pembiayaan baru Adira Finance wilayah Bali dan Nusa Tenggara (BNT) di 2023 tercatat meningkat sebesar 58% y/y menjadi Rp2,4 triliun. Kenaikan ini terutama didorong pertumbuhan pembiayaan baru segmen sepeda motor dan mobil masing-masing sebesar 90% y/y dan 47% y/y, sementara non otomotif tumbuh sebesar 16% y/y. Secara keseluruhan, Area BNT berkontribusi sekitar 6% dari total pembiayaan baru Adira Finance.” Kata Adhika Baluh Sempana, Kawil BNT.

 

Sebagai dukungan untuk Indonesia atas upaya transisi ke energi bersih, Adira Finance juga menyediakan

pembiayaan kendaraan listrik (EV) baik sepeda motor maupun mobil melalui kemitraan dengan berbagai produsen dan dealer merek kendaraan listrik. Hingga Desember 2023, pembiayaan kendaraan listrik di Adira Finance terus menunjukan tren kenaikan signifikan hingga mencapai Rp189 miliar. Peningkatan ini sejalan dengan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat, tersedianya beragam merek kendaraan Listrik, serta keberlanjutan dukungan dari Pemerintah dalam bentuk insentif pajak penjualan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top