Adira Finance Mencatatkan Laba Bersih Sebesar Rp1,94 Triliun di Tahun 2023

Foto 1-2

Adira Finance berhasil memperkuat bisnis otomotifnya di tahun 2023 yang tercermin dari kenaikan pangsa pasar mobil baru dan sepeda motor baru masing- masing sebesar 5% dan 10% dibandingkan tahun 2022 sebesar 4,0% dan 8,2%. Di segmen non-otomotif, Perusahaan berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan terutama pada pinjaman multiguna.

DENPASAR -fajjarbali.com | Perbaikan ekonomi global di tahun 2023 paska pandemi berjalan lambat disebabkan inflasi yang tinggi,kebijakan moneter yang lebih ketat, tensi geopolitik,serta memburuknya iklim global.   Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 adalah sebesar 5,05%, berhasil melampaui rata-rata proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2023. Pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat didukung oleh permintaan domestik yang solid serta berlanjutnya pemulihan di sektor pariwisata.

Sejalan dengan membaiknya kondisi ekonomi di Indonesia, penjualan ritel sepeda motor baru mencatatakan pertumbuhan sebesar 12% (y/y) menjadi 6,0 juta unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru, mengalami penurunan sebesar 2% (y/y) menjadi 998 ribu unit di FY23. Mengingat penetrasi mobil masih rendah, terdapat potensi pertumbuhan penjualan mobil ke depannya.

“Adira Finance berhasil memperkuat bisnis otomotifnya di tahun 2023 yang tercermin dari kenaikan pangsa pasar mobil baru dan sepeda motor baru masing- masing sebesar 5% dan 10% dibandingkan tahun 2022 sebesar 4,0% dan 8,2%. Di segmen non-otomotif, Perusahaan berhasil meningkatkan penyaluran pembiayaan terutama pada pinjaman multiguna.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top