Rektor Unwar Prof. Pandit Raih Gelar CHEL, Diwisuda Mendiktisaintek pada AERLA Angkatan I

IMG-20261024-WA0011
Rektor Universitas Warmadewa (Unwar), Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P.,CHEL., resmi menyelesaikan APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) Angkatan I dan memperoleh gelar CHEL (Coach for Higher Education Leaders). Ia diwisuda langsung oleh Mendiktisaintek RI Prof. Brian Yuliarto. [foto: ist]

JAKARTA-fajarbali.com | Rektor Universitas Warmadewa (Unwar), Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P.,CHEL., resmi menyelesaikan APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) Angkatan I dan memperoleh gelar CHEL (Coach for Higher Education Leaders).

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, Jumat (23/10).

Rektor Unwar, Prof. Suranaya Pandit menyambut baik pelaksanaan AERLA sebagai program strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS).

Menurutnya, rangkaian kegiatan selama tiga hari memberikan wawasan penting mengenai arah kebijakan pendidikan tinggi, transformasi digital, kemitraan, pengembangan riset, serta strategi peningkatan mutu dan daya saing perguruan tinggi.

“Program ini memberikan banyak perspektif baru bagi kami sebagai pimpinan perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi perubahan yang semakin cepat. Kepemimpinan perguruan tinggi saat ini menuntut kemampuan beradaptasi, berpikir strategis, membangun kolaborasi, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Prof. Pandit, Sabtu (24/10).

Diungkapkan, pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Hashim Sujono Djojohadikusumo mengenai perspektif pembangunan Indonesia dan peran perguruan tinggi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan juga membahas kebijakan dan kemitraan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) serta pengembangan riset, dan ditutup dengan arahan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top