JAKARTA-fajarbali.com | Di saat mayoritas orang memilih untuk menikmati masa senja dengan beristirahat tenang, Prof. Dr. Ir. Anastasia Sulistyawati, B.A.E., M.S., Μ.Μ., Μ.Mis., M.H., D.Th., Ph.D., D.Ag., justru memilih jalan yang menghentak dunia pendidikan nasional.
Di usianya yang genap menyentuh angka 80 tahun, pendiri sekaligus nakhoda utama PIB College Bali ini kembali membuktikan bahwa ruang kelas dan ilmu pengetahuan tidak pernah mengenal tanggal kedaluwarsa.
Pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Gedung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta Utara, langkah kakinya kembali menorehkan tinta emas. Prof. Suli, sebagaimana beliau biasa disapa, resmi dianugerahi penghargaan Rekor MURI sebagai Peraih Gelar Magister Hukum Usia Tertua.
Penghargaan ini diraih setelah ia sukses menuntaskan studi S2 Hukum di Universitas Mahasaraswati Denpasar. Bukan hanya menuntaskan, beliau turut meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di angkatannya, dengan nilai 3.98, resmi berpredikat Summa Cum Laude.
Pencapaian ini sekaligus menjadi rekor MURI keduanya. Pada tahun 2022 lalu, ia telah mengukir rekor sebagai Profesor Wanita dengan Gelar Doktor Terbanyak di Indonesia berkat kepemilikan 4 gelar Doktor di bidang Arsitektur, bidang Pariwisata, bidang Teologi Kristen, dan bidang Teologi Hindu.
Ada kisah humanis yang sangat menyentuh di balik perjuangan mengejar gelar Magister Hukum (M.H.) ini. Prof. Sulistyawati tidak menempuh perjalanan ini sendirian. la duduk di bangku perkuliahan, berdiskusi, hingga mengikuti ujian bersama putranya, Dr. Putu Agung Prianta.










