Pendataan Perlinsos di Denpasar Capai 35,70 Persen

IMG_20260310_125859
Gde Wirakusuma Wahyudi.

DENPASAR-fajarbali.com | Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Denpasar terus digenjot untuk menjangkau seluruh kepala keluarga (KK). Hingga saat ini, cakupan pendataan baru mencapai 35,70 persen dari total 186.421 KK di Kota Denpasar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfos) Kota Denpasar, Gde Wirakusuma Wahyudi, Kamis (8/10) mengatakan, pendataan Perlinsos sesuai arahan pemerintah pusat akan dilanjutkan hingga Desember. Untuk meningkatkan cakupan, Pemkot Denpasar kini menyiapkan strategi jemput bola dengan menyasar warga di tempat kerja.“Sekarang kita sedang mencari strategi untuk menyasar para pekerja, pegawai kantoran,” ungkap Wirakusuma.

Sebelumnya jemput bola hanya menyasar dan melibatkan desa/kelurahan. Namun, pola tersebut menghadapi kendala karakteristik masyarakat perkotaan. Pada hari kerja, sebagian warga berada di tempat kerja, sedangkan pada akhir pekan masyarakat cenderung memanfaatkan waktu untuk beristirahat atau berekreasi.

Karena itu, strategi jemput bola diarahkan ke tempat warga bekerja. Pola tersebut sebelumnya telah dicoba pada akhir periode pendataan dan dinilai efektif. Petugas mendatangi instansi, seperti rumah sakit, kemudian meminta waktu sekitar satu jam agar pegawai dapat melakukan aktivasi tanpa harus meninggalkan pekerjaannya terlalu lama.
“Pegawainya yang lagi bekerja bisa datang ke ruang itu sebentar untuk aktivasi, kemudian balik lagi ke ruangannya untuk melanjutkan pekerjaan,” ujarnya.

Pendataan Perlinsos ini, lanjutnya, tidak semata-mata untuk menentukan penerima bantuan sosial. Aplikasi Perlinsos juga digunakan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap data warga dengan sejumlah basis data yang dimiliki instansi pemerintah dan lembaga terkait pelayanan masyarakat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top