Aksi Kemanusiaan Undiknas Bantu Korban Gempa NTT Melalui Trauma Healing

IMG_20260921_225218
KKN Tematik Universitas Pendidikan Nasional di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

MANGGARAI BARAT – fajarbali.com | Trauma akibat gempa masih membekas bagi sebagian warga Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, sejumlah warga disebut masih belum berani kembali ke rumah mereka.

Di tengah kondisi tersebut, puluhan mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) hadir membawa suasana berbeda. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan, mahasiswa mengajak anak-anak bermain, senam, belajar menghadapi bencana, sekaligus mengikuti trauma healing.

Kegiatan yang berlangsung 20-22 September 2026 itu menyasar ratusan siswa sekolah dasar dan puluhan lansia yang terdampak gempa NTT pada 15 Agustus 2026. Selain kegiatan pemulihan trauma, Undiknas juga menyerahkan ratusan paket sembako dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga.

Wakil Rektor I Undiknas, Prof. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si., mengatakan KKN Tematik Kebencanaan tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan logistik, tetapi juga pemulihan psikologis masyarakat.
“Fokus utama dalam kegiatan ini untuk membantu masyarakat menyembuhkan rasa trauma akibat gempa dengan memberikan trauma healing, dan kegiatan-kegiatan seru di antaranya games, senam, sosialisasi tentang obat dan sosialisasi langkah menghadapi kebencanaan,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Prof. Widhi melanjutkan, KKN tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu serta dosen pendamping. Para peserta memiliki tugas masing-masing selama berada di lokasi.
Pemilihan Desa Golo Sepang sebagai lokasi KKN, lanjutnya, bukan tanpa alasan. Desa tersebut menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa. Mereka terdampak cukup parah sampai masih ada yang belum berani balik ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi KKN Tematik pertama Undiknas yang dilaksanakan di luar daerah.

Prof. Widhi berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman selama KKN juga dapat dikembangkan mahasiswa dalam bentuk karya tulis maupun publikasi.

BACA JUGA:  PSSKPPN FK Unud Terima Kunjungan Kagawa Prefecture University, Japan

Sementara bagi masyarakat, ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan suasana baru setelah bencana. Antusiasme anak-anak selama kegiatan menjadi salah satu gambaran bahwa interaksi bersama mahasiswa membantu menghadirkan kegembiraan di tengah situasi pascabencana.

“Tadi juga sampai enggak dikasih pulang karena mereka merasa bahwa kedatangan kami ini menimbulkan suasana kegembiraan, menghilangkan sedikit traumatik untuk mereka,” ujarnya.

Mewakili Kepala Desa Golo Sepang, Suardin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Undiknas atas kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa, khususnya melalui kegiatan trauma healing.

“Terima kasih kedatangan dengan jumlah banyak dan bawa trauma healing bagi warga kami. Kami harapkan kegiatan ini bisa memberikan kebahagiaan kepada warga kami,” ujarnya.

Selain kegiatan trauma healing, bantuan dari Undiknas akan disalurkan kepada warga yang terdampak gempa berdasarkan tingkat kerusakan rumah, mulai dari kategori rusak berat, sedang hingga ringan.

Suardin mengatakan sejumlah kebutuhan masih mendesak, terutama bagi warga yang hingga kini masih tinggal di tenda. Bantuan yang dibutuhkan antara lain beras, terpal dan karpet. Baiq

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top