ITEKES Bali Lantik 117 Perawat dan Bidan, Capaian Akademik Mengesankan, Mutu Berani Diadu

IMG-20260915-WA0001
Rektor Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp.,M.Ng.,PhD., (4 dari kiri) didampingi Pimpinan BPD Bali menyerahkan reward kepada lulusan terbaik dalam Pelantikan dan Angkat Sumpah Perawat dan Bidan, Senin (14/9/2026). foto:fb/ist

*Dari 117 lulusan tersebut dinyatakan lulus Profesi Ners 100 % Cum Laude atau Dengan Pujian, Profesi Bidan 99% Dengan Pujian, 1% Sangat Memuaskan.

*Dibidik negara-negara maju yang membutuhkan tenaga kesehatan. 

*Rencana membangun apartemen baru untuk membantu tempat tinggal mahasiswa selama masa studi. 

DENPASAR-fajarbali.com | Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali menggelar pelantikan sekaligus angkat sumpah 117 lulusan Program Pendidikan Profesi Ners dan Bidan, bertempat di Convention Hall ITEKES Bali, Senin (14/9/2026). 

Lulusan yang dilantik dan diangkat sumpah terdiri dari: Profesi Ners Non Reguler 24 orang, Profesi Bidan Reguler 14 orang, Profesi Bidan Non Reguler A 34 orang, Profesi Bidan Non Reguler B 45 orang.

Rektor ITEKES Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp.,M.Ng.,PhD., menjelaskan,  rangkaian pelantikan dimulai ketika diselenggarakan acara Yudisium General 9 September lalu.

Pada yudisium tersebut telah dinyatakan lulus dan berhak untuk mengikuti pelantikan, dimana 117 lulusan tersebut dinyatakan lulus Profesi Ners 100 % Cum Laude atau Dengan Pujian, Profesi Bidan 99% Dengan Pujian, 1% Sangat Memuaskan.

Rektor lantas membacakan nama-nama tiga besar lulusan terbaik. Dari Profesi Ners Non Reguler, lulusan terbaik I diraih Desak Made Welayanti , Ni Luh Ade Pariani, serta Ni Wayan Eka Sri Rahayu . Dari mahasiswa Profesi Bidan Reguler, terbaik I Ni Luh Putu Sinta Wulandari , Rizka Amanda Mulyadi, dan Ni Nyoman Srimuliani.

Berikutnya, tiga orang lulusan terbaik dari mahasiswa Profesi Bidan Non Reguler A adalah, Ni Wayan Rika Parwati, Ida Ayu Raka Prabawanthy Dipa, dan Luh Gede Wini Khrisnayanthi.

Tiga besar lulusan terbaik dari mahasiswa Profesi Bidan Non Reguler B, yakni, Ika Parlina Dewi, Ketut Ayu, serta Sayu Nyoman Sapitri.

"Keseluruhan lulusan terbaik tersebut mengantongi indeks prestasi kumulatif (IPK) 4.00," jelas Rektor Darma Suyasa. Ia mengingatkan, untuk menjadi tenaga kesehatan professional para lulusan ini harus mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) Nasional. 

BACA JUGA:  Literasi Digital, Kunci Masa Depan BUMDes di Bali

Pada Ukom Agustus 2026, lalu, menurut Rektor ITEKES, Uji Kompetensi Bidan sebanyak 97 mahasiswa firstaker mengikuti ujian dengan sebanyak 93 orang (96%) dinyatakan kompeten. Lalu, Uji Kompetensi Ners first taker lulus 100% dengan jumlah 22 mahasiswa dan rateker sebanyak 2 orang dinyatakan kompeten.

Darma Suyasa menegaskan, capaian akademik para lulusannya merupakan cermin kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan di dunia kerja. Termasuk pendalaman bahasa asing agar tenaga kerja jebolan ITEKES Bali mampu menghadapi persaingan global. 

Seperti diketahui, lulusan ITEKES Bali sangat diminati negara-negara maju, seperti Jepang, Belanda dan negara lain. "Lulusan kami sudah sangat banyak berkarir di luar negeri, terutama didominasi Jepang," kata dia. 

Dalam mengelola perguruan tinggi berstatus swasta, Darma Suyasa hanya fokus menjaga mutu. Soal penilaian, dikembalikan lagi kepada masyarakat dan dunia industri sebagai pengguna lulusan. 

Salah satu indikator eksistensi ITEKES Bali, lanjut dia, bisa diukur dari jumlah mahasiswa baru tiap tahun yang selalu konsisten, bahkan cenderung meningkat. Kondisi ini sejalan dengan data nasional, bahwa pendidikan tinggi bidang kesehatan lebih diminati dewasa ini. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027 telah ditutup pada 31 Agustus 2026, jumlah keseluruhan mahasiswa yang diterima sebanyak 592 dan telah melaksanakan pengenalan kampus (COI) pada tanggal 1-3 September 2026.

Ketua Yayasan Penyelenggara Pendidikan Latihan Pelayanan Kesehatan (YPPLPK) Bali, Drs. IB Arka, terus memberikan support fasilitas memadai selaku badan hukum yang menaungi ITEKES Bali.

Teranyar, pihaknya berencana merealisasikan tambahan apartemen baru untuk membantu mahasiswa khususnya yang datang dari luar daerah. "Kami masih hitung-hitung dengan arsitek dan perencana. Mohon doa agar niat baik kami ini dilancarkan," harap IB Arka. 

BACA JUGA:  Tertarik Menjadi Diplomat

Ia berpesan kepada lulusan ITEKES Bali agar tidak ragu mengambil peluang berkarir di luar negeri, demi mengasah pengalaman dan potensi penghasilan. Sedangkan di dalam negeri, dirinya masih berharap pemerintah memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan. 

Ni Luh Ade Pariani, salah satu lulusan terbaik mengatakan, tujuannya menempuh Pendidikan Profesi Ners di ITEKES Bali untuk meningkatkan kompetensi diri sehingga lebih profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan. Ade Pariani telah bekerja di RSUD Wangaya, Denpasar. [gde]

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top