Bidan Jebolan Poltekkes Kemenkes Denpasar Diminati Pasar Luar Negeri

IMG-20260910-WA0090
Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Bdn. Ni Wayan Ariyani, SST., M.Keb., memberikan selamat kepada lulusannya dalam agenda Yudisium, Pelepasan, dan Angkat Sumpah Profesi, Kamis (10/9/2026). foto: FB/ist

*Nyaris 100 persen lulusan telah bekerja di instansi layanan kesehatan pemerintah, swasta, berwirausaha. Bahkan, ada yang sudah bekerja di luar negeri.

*Peran bidan sangat vital sebagai garda terdepan dalam melakukan pelayanan penurunan angka kematian ibu, serta penurunan angka stunting.

DENPASAR-fajarbali.com | Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar melaksanakan Yudisium, Pelepasan, dan Angkat Sumpah Profesi, di Aula Direktorat Kampus setempat, pada Kamis (10/9/2026).

Yudisium kali ini diikuti oleh 400 lulusan, dengan rincian 20 lulusan Program Studi Diploma III, 72 lulusan Program Studi Sarjana Terapan, 151 lulusan Program Studi Sarjana Terapan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), dan 157 lulusan Program Studi Profesi Bidan.

Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Bdn. Ni Wayan Ariyani, SST., M.Keb., mengatakan, hampir 100 persen lulusan tahun ini sudah terserap di pasar kerja. 

Para lulusan tidak hanya bekerja di instansi layanan kesehatan pemerintah dan swasta, tetapi membuka layanan kesehatan secara mandiri (entrepreneur). Bahkan, ada beberapa lulusan juga sudah bekerja di luar negeri.

“Kami terus memotivasi para mahasiswa, agar mereka mengambil banyak peluang bekerja ke luar negeri. Karena, di luar negeri sangat banyak dibutuhkan tenaga bidan, terutama di negara Jepang, Belanda, dan Australia,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan, peminat Jurusan Kebidanan masih cukup stabil, terutama di Bali. Apalagi, dengan peraturan baru dari Kementerian Kesehatan, bahwa mewajibkan semua bidan untuk mengikuti pendidikan profesi jika ingin membuka praktik mandiri.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top