Cetak SDM Kebencanaan Profesional, BPBD Bali Gandeng LSP-BNPB Gelar Uji Kompetensi

Puluhan-personel-kebencanaan-dan-kelompok-inklusif-ikuti-uji-kompetensi
Puluhan personel kebencanaan dan kelompok inklusif ikuti uji kompetensi.

DENPASAR-fajarbali.com | Di tengah meningkatnya risiko bencana alam dan perubahan iklim, keberadaan personel penanggulangan bencana yang profesional, terlatih, serta cepat tanggap menjadi krusial. Ketangguhan suatu daerah kini tidak hanya bergantung pada regulasi dan infrastruktur, melainkan pada kualitas sumber daya manusia (SDM) di garis depan. Menjawab tantangan tersebut, BPBD Provinsi Bali bersama Lembaga Sertifikasi Profesi BNPB (LSP-BNPB), Forum PRB, dan dukungan Program SIAP SIAGA menggelar Uji Kompetensi SDM Penanggulangan Bencana pada 26–28 Agustus 2026.

Kegiatan sertifikasi yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 35 personel dari berbagai instansi lintas sektor. Para peserta berasal dari BPBD Provinsi Bali, BPBD kabupaten/kota, BMKG, perangkat daerah provinsi, hingga perwakilan organisasi penyandang disabilitas. Sinergi ini menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi erat antarlembaga demi memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat.

Membuka acara tersebut, Sekretaris BPBD Provinsi Bali, Ni Luh Made Vissca Anggraini, menegaskan bahwa penanggulangan bencana menuntut kapasitas kerja yang melampaui pemahaman teoritis semata. Personel di lapangan wajib memiliki keberanian dan kecermatan dalam mengambil keputusan kritis pada situasi yang dinamis dan berisiko tinggi.

"Penanggulangan bencana merupakan tugas yang membutuhkan kompetensi, profesionalisme, kecepatan, ketepatan, integritas, serta kemampuan bekerja secara kolaboratif. Untuk itu, kita memerlukan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengambil keputusan dan bertindak secara tepat dalam situasi yang dinamis dan penuh risiko," ujar Made Vissca.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top