Lahirkan 173 Lulusan pada Yudisium ke 31, Pascasarjana Unwar Pacu Mutu dan Bidik Akreditasi Internasional

IMG-20260819-WA0017
Yudisium ke-31 Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) Periode Kedua Tahun 2026 yang digelar di Prama Sanur Beach Hotel, Denpasar. [foto: ist/dok]

DENPASAR-fajarbali.com | Momentum penting dirasakan oleh 173 mahasiswa Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) yang berhasil menuntaskan perjalanan akademiknya, Selasa (18/08/2026).

Kebahagiaan dan kebanggaan terpancar dari para yudisiawan dan yudisiawati dalam Yudisium ke-31 Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) Periode Kedua Tahun 2026 yang digelar di Prama Sanur Beach Hotel, Denpasar.

Yudisium ini menjadi penanda pentig bagi para lulusan sebelum melangkah ke fase berikutnya, sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Pascasarjana Unwar dalam mencetak sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan memiliki wawasan global.

Fakultas Pascasarjana merupakan salah satu dari delapan fakultas di lingkungan Unwar yang berada di bawah naungan Yayasan Shri Kesari Warmadewa. Dalam perkembangannya, Fakultas Pascasarjana terus memperkuat kualitas akademik dan tata kelola pendidikan tinggi dengan mengembangkan program studi serta memperluas jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada Yudisium ke-31 ini, sebanyak 173 karyasiswa dinyatakan menyelesaikan pendidikan dari sembilan program magister dan satu program doktor. Rinciannya, Magister Manajemen sebanyak 15 orang, Magister Ilmu Hukum 47 orang, Magister Ilmu Linguistik 3 orang, Magister Administrasi Publik 6 orang, Magister Kenotariatan 65 orang, Magister Rekayasa dan Infrastruktur Lingkungan 19 orang, Magister Sains Pertanian 2 orang, Magister Akuntansi 9 orang, serta Program Doktor Hukum sebanyak 7 orang.

Dekan Fakultas Pascasarjana Unwar Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum., mengatakan peningkatan mutu pendidikan di Pascasarjana Unwar terus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten. Saat ini, fakultas tersebut memiliki 114 dosen, terdiri atas 25 profesor dan 89 doktor.

“Jumlah mahasiswa aktif saat ini sekitar 806 mahasiswa, termasuk mahasiswa asing, dengan jumlah alumni yang telah mencapai 2.111 orang,” ujarnya.

BACA JUGA:  WHDI Badung Raih Juara I Lomba Cerdas Cermat di Buleleng

Menurutnya, penguatan wawasan global menjadi salah satu perhatian utama Fakultas Pascasarjana. Hal itu diwujudkan dengan mendorong dosen maupun mahasiswa untuk aktif mengikuti seminar dan konferensi internasional, visiting professor, guest lecture, penelitian, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada tingkat nasional maupun internasional.

Komitmen menuju go global juga terus diperkuat melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan institusi internasional di Malaysia, Jerman, Timor-Leste, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan Kroasia. Di tingkat nasional, kerja sama juga dijalin dengan berbagai perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi profesi, serta mitra strategis lainnya.

Seluruh langkah tersebut, kata Mahendrawati, merupakan bagian dari komitmen Fakultas Pascasarjana dalam membangun tata kelola yang baik melalui fungsi planning, organizing, staffing, leading, dan controlling. Dengan tata kelola tersebut, peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan diharapkan dapat berjalan secara konsisten sekaligus berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., mengatakan pelaksanaan Yudisium ke-31 Fakultas Pascasarjana memiliki arti penting bagi Universitas Warmadewa. Pascasarjana merupakan salah satu dari delapan fakultas yang menjadi bagian penting dalam pengembangan institusi.

“Fakultas Pascasarjana saat ini membawahi 10 program studi, yakni sembilan program magister dan satu program doktor. Ini merupakan suatu bentuk komitmen sekaligus kebanggaan bagi Universitas Warmadewa,” ungkap Pandit. 

Ia menegaskan, jajaran rektorat akan terus memberikan dukungan dan memfasilitasi seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam menghadapi persaingan global.

Ke depan, pihaknya berharap setidaknya satu hingga dua program studi di Fakultas Pascasarjana dapat meraih akreditasi internasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk semakin memperkuat posisi Unwar sebagai perguruan tinggi yang memiliki daya saing di tingkat internasional.

BACA JUGA:  Lansia di Tabanan Makin "SMART", 230 Orang Diwisuda

“Walaupun saat ini sudah ada mahasiswa internasional yang studi di Universitas Warmadewa, seperti dari Timor-Leste, Thailand, dan Malaysia, baik melalui program student exchange maupun lecture exchange, secara bertahap jumlah dan cakupannya akan terus ditingkatkan,” katanya.

Dengan penguatan tersebut, Pandit berharap Fakultas Pascasarjana semakin mampu menunjukkan jati dirinya sebagai fakultas yang memiliki reputasi dan jejaring hingga mancanegara.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Yayasan Shri Kesari Warmadewa Prof. Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Ia mengungkapkan, dari 10 program studi yang dikelola Fakultas Pascasarjana Unwar, sebanyak lima program studi saat ini telah menyandang akreditasi unggul.

Sementara program studi lainnya berada pada kategori baik sekali dan baik, khususnya sejumlah program studi yang relatif baru dibuka. Menurutnya, program studi yang saat ini berstatus baik sekali akan terus diarahkan menuju predikat unggul.

“Dengan lima program studi yang sudah unggul, berarti 50 persen program studi di Fakultas Pascasarjana sudah berstatus unggul. Harapan kita seluruh program studi yang kita miliki nantinya mengarah menjadi program studi unggul,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Yayasan Shri Kesari Warmadewa berkomitmen memberikan dukungan dari berbagai aspek, mulai dari penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga dukungan anggaran. Seluruh dukungan tersebut diarahkan agar pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dapat berjalan semakin baik.

“Harapan kita semua, kualitas penyelenggaraan pendidikan terus meningkat sehingga Pascasarjana Universitas Warmadewa semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Di tengah suasana penuh kebanggaan tersebut, sejumlah lulusan terbaik dari masing-masing program studi turut mendapat apresiasi. Untuk Program Doktor Hukum, predikat lulusan terbaik diraih Dr. Ida Bagus Ariawan, S.H., M.H.

BACA JUGA:  "Universitas Mahadewa Indonesia (Mahadewa University) akan digandrungi kaum Milenial dari berbagai provinsi di Indonesia," Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa.

Sementara dari program magister, lulusan terbaik masing-masing program studi diraih oleh Arya Damar Kamajaya, S.E., M.M. dari Magister Manajemen, I Nyoman Alit Ningsana Yadnya, S.H., M.H. dari Magister Ilmu Hukum, Ni Komang Rahayu Nanda Budayani, S.S., M.Li. dari Magister Ilmu Linguistik serta I Gede Januana Tegmini, S.M., MAP. dari Magister Administrasi Publik.

Selanjutnya, lulusan terbaik Magister Kenotariatan diraih Dea Pramitasari, S.H., M.Kn, Magister Rekayasa dan Infrastruktur Lingkungan diraih Nyoman Trisna Kurniawan, S.T., M.T, Magister Sains Pertanian diraih Dinasti Dada Wunda, S.P., M.Si dan Magister Akuntansi diraih Ni Komang Ari Krisnawati, S.E., M.Ak.

Yudisium ke-31 ini pun tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi titik awal bagi 173 lulusan untuk membawa ilmu, kompetensi, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke tengah masyarakat.

Di tengah tuntutan dunia yang semakin kompetitif, para lulusan Pascasarjana Unwar diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, profesional, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan di tingkat lokal, nasional, hingga global. [gde/rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top