*Juara 1 Duta GenRe Bali diraih oleh A.A. Ngurah Agung Krishna Dananjaya dari Denpasar untuk kategori putra dan Ni Putu Paramaswamitha Sadha Utama dari Jembrana untuk kategori putri.
DENPASAR-fajarbali.com | Ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) GenRe Bali Tahun 2026 mencapai puncaknya melalui Grand Final yang digelar di Taman Budaya Art Cente, Denpasar, Rabu (12/8).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-8 Forum GenRe Bali dan International Youth Day 2026 ini menjadi ruang bagi remaja Bali untuk menunjukkan kapasitas, kreativitas, sekaligus komitmen dalam merencanakan masa depan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas PMD/Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, S.STP., M.Si., menegaskan, generasi muda merupakan garda terdepan dalam membangun peradaban masa depan Bali.
Menurutnya, tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi dan ekonomi, tetapi juga perubahan struktur penduduk.
Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan menjadi pribadi yang sehat, berpendidikan, terampil, produktif, berkarakter, tangguh, serta memiliki kecakapan digital.
"Program GenRe juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas melalui edukasi mengenai kesiapan menikah, kesehatan reproduksi, pengaturan kelahiran, pengasuhan anak, dan perencanaan kehidupan berkeluarga," ujar Dewata menyampaikan sambutan gubernur.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For.MARS, menyampaikan bahwa ADUJAK GenRe Bali 2026 mengusung konsep “Pratibimba Laksana”, yang dimaknai sebagai cerminan nyata dari nilai, karakter, dan perilaku seseorang.
Melalui konsep tersebut, Duta GenRe diharapkan tidak hanya menjadi figur teladan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berdaya, berkarakter, serta memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
"Tahun ini, ADUJAK juga dikembangkan dengan delapan cabang lomba, yakni pemilihan Duta GenRe serta lomba administrasi terbaik, tutor sebaya, musikalisasi puisi, video profil, kajian strategis remaja daerah, partisipasi Forum GenRe dalam Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan cerdas cermat GenRe," ujar dr. Luhde, sapaan karibnya.
Ketua Umum Forum GenRe Bali, I Kadek Dwi Januardana menambahkan, Forum GenRe bukan sekadar organisasi remaja, melainkan ruang pemberdayaan yang memberikan kesempatan kepada remaja untuk belajar, berdiskusi, mengambil peran, serta menyampaikan gagasannya.
"Saat ini, Forum GenRe Bali telah memiliki jaringan di sembilan kabupaten/kota yang menjadi ruang implementasi program sekaligus penguatan meaningful youth participation. Dalam ADUJAK 2026, Forum GenRe juga mengembangkan konsep “Ngempu Bali”, yang menempatkan remaja sebagai pengayom sebaya, serta mendorong Duta GenRe menjadi agen literasi fertilitas dan demografi di daerah masing-masing," jelas Dwi Januardana.
Program GenRe sendiri menjadi salah satu strategi Kemendukbangga/BKKBN dalam menyiapkan remaja menghadapi transisi kehidupan secara matang dan terencana.
Melalui Forum GenRe dan Duta GenRe, edukasi tidak hanya diarahkan pada kesehatan reproduksi dan pencegahan risiko Triad KRR, tetapi juga diperluas pada perencanaan pendidikan, pekerjaan, pernikahan, kehidupan berkeluarga, serta pemahaman terhadap dinamika fertilitas dan demografi Bali.
ADUJAK 2026 turut mendorong kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dan remaja. Para finalis mendapatkan pembekalan terkait Program Bangga Kencana, Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR), pencegahan stunting, budaya Bali, serta isu fertilitas dan demografi, kemudian mengimplementasikan pengetahuan tersebut melalui edukasi dan kampanye di daerah masing-masing.
Pada Grand Final ADUJAK GenRe Bali 2026, Juara 1 Duta GenRe Bali diraih oleh A.A. Ngurah Agung Krishna Dananjaya dari Denpasar untuk kategori putra dan Ni Putu Paramaswamitha Sadha Utama dari Jembrana untuk kategori putri.
Sementara itu, Runner Up 1 diraih I Komang Arta Ardiana dari Klungkung dan Komang Trisna Darmayanti dari Denpasar. Adapun Runner Up 2 diraih A.A. Gde Bagus Wahyu Wicaksana dari Gianyar untuk kategori putra dan Komang Dea Yogi Krisiani dari Buleleng untuk kategori putri.
Melalui Grand Final ADUJAK GenRe Bali 2026, diharapkan lahir Duta GenRe dan Forum GenRe yang tidak berhenti sebagai pemenang kompetisi, tetapi mampu menjadi role model, motivator, edukator, dan penggerak bagi remaja di seluruh Bali.
Keberadaan mereka diharapkan memperkuat kolaborasi pembangunan generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas melalui keputusan hidup yang sehat, bertanggung jawab, dan terencana.
Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bali yang menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dalam mempersiapkan Bali untuk generasi berikutnya. [gde]










