Rancangan KUA-PPAS TA 2027, Komisi IV DPRD Tekankan Program Prioritas Masyarakat dan Kesiapan Porprov

rpp
Rapat kerja yang dilakukan komisi IV DPRD beserta dengan OPD terkait

BULELENG-fajarbali.com | Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng kembali menggelar Rapat Kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng pada Kamis (6/8/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Nyoman Sukarmen, dengan agenda utama membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Adapun OPD mitra kerja yang hadir pada rapat kerja tersebut meliputi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng.

Ditemui usai rapat, Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Nyoman Sukarmen, mengapresiasi kinerja seluruh OPD mitra yang telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan porsi dan regulasi. Namun demikian, pihaknya menegaskan agar penyusunan anggaran dan program prioritas tahun 2027 betul-betul difokuskan pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Buleleng.

“Secara umum program kerja masing-masing OPD sudah berjalan sesuai tupoksi. Namun, kami menekankan kembali bahwa hal-hal yang bersentuhan langsung dengan warga dan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Program prioritas pro-rakyat harus dikedepankan, apalagi dalam menghadapi situasi dan potensi bencana seperti saat ini,”tegas Nyoman Sukarmen.

Menanggapi pemaparan dari BPBD Kabupaten Buleleng, Komisi IV menaruh perhatian khusus terhadap kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

“Mengingat kondisi cuaca yang dinamis dari musim kemarau, angin kencang, hingga persiapan menghadapi musim hujan, langkah-langkah antisipasi harus dipersiapkan secara matang,”lanjutnya.

Terkait dengan porsi anggaran BPBD, Komisi IV menilai keterbatasan alokasi saat ini memerlukan perhatian lebih lanjut. Pihaknya berkomitmen mendorong penyesuaian anggaran agar mampu menunjang operasional penanggulangan bencana di lapangan secara optimal.

“Dari sisi anggaran BPBD, kalau dibilang cukup ya tentu masih kurang. Namun kami di Komisi IV tetap mendorong agar BPBD memiliki alokasi anggaran yang memadai demi menunjang kegiatan penanganan bencana untuk keselamatan warga Buleleng,”lanjutnya.

BACA JUGA:  GMNI Buleleng Sampaikan Tujuh Tuntutan ke DPRD

Pada sesi pemaparan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Komisi IV menyambut positif berbagai program riset pembangunan daerah yang telah berjalan. Komisi IV memberikan apresiasi tinggi atas langkah terobosan Brida dalam menggalang kolaborasi bersama kalangan perguruan tinggi dan mahasiswa.

Menurut Nyoman Sukarmen, pelibatan mahasiswa dan kalangan akademisi merupakan langkah strategis agar masyarakat kampus turut memahami serta berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan dan solusi bagi pembangunan Kabupaten Buleleng.

Sementara itu, dalam pembahasan bersama Disdikpora Kabupaten Buleleng, sorotan utama tertuju pada kesiapan Kabupaten Buleleng dalam menyambut perhelatan besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali mendatang.

Komisi IV menegaskan agar Disdikpora bergerak cepat dan cermat dalam menyiapkan seluruh aspek, terutama ketersediaan sarana-prasarana (sarpras) serta kelayakan venue pertandingan agar pelaksanaan Porprov dapat berjalan sukses dan membawa prestasi bagi Buleleng.

“Porprov ini hajatan besar bagi Buleleng. Jangan sampai kita mengecewakan. Kesiapan venue dan alat-alat olahraga harus betul-betul matang dan siap menyambut kontingen dari seluruh daerah,”pungkas Nyoman Sukarmen. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top