Sebanyak 1.838 Mahasiswa Baru Poltekkes Kemenkes Denpasar Digembleng dalam PKKMB, Dipersiapkan Menjadi SDM “BERDAYA”

IMG-20260723-WA0002
Pembukaan PKKMB Poltekkes Kemenkes Denpasar, Rabu (22/7/2026) yang bertema "BERDAYA".

DENPASAR-fajarbali.com | Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar, pada tahun akademik 2026/2027 ini, menjaring total 1.838 mahasiswa baru. Seluruh mahasiswa baru pun mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).

Ketua Panitia PKKMB Theni Aryasih, SKM., M.Kes., menjelaskan, kegiatan awal sebelum mahasiswa baru menempuh pendidikan ini, dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu 22-24 Juli 2026. Peserta pun dibagi secara offline dan online.

Terkait tema, Theni menuebut PKKMB Poltekkes Kemenkes Denpasar tahun ini mengusung tema "BERDAYA" yang artinya Berintegritas, Empatik,Responsif, Disiplin, Adaptif, Yakin, Aktif.

"Tema ini menggambarkan mahasiswa baru sebagai pribadi yang berintegritas, empatik, responsif, disiplin, dan adaptif, serta memiliki keyakinan dan semangat untuk terus berkembang, berkontribusi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan kampus, masyarakat, dan dunia kesehatan," ujar Theni.

Selaras dengan tema, pada PKKMB tahun ini dipilih sebagai Maskot PKKMB adalah Angsa yang bernama Sadaya, tidak hanya sebagai simbol, namun merupakan sebuah perjalanan baru, melangkah dengan harmoni, mewujudkan dengan aksi, menjadi mahasiswa BERDAYA untuk masa depan nanti.

Theni merinci, total mahasiswa baru tahun ini, terdiri dari 1. 623 orang yang dari seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026 baik jalur SPMB Prestasi dan Tidak Mampu Secara Ekonomi, Jalur SPMB Bersama dan SPMB Mandiri baik reguler maupun kelas RPL. Sedangkan 215 orang merupakan mahasiswa baru SPMB Mandiri kelas RPL yang diterima pada bulan Januari 2026.

Hari pertama, lanjut dia, diisi dengan berbagai materi. Pertama, terkait
"Implementasi dan Transformasi Poltekkes Kemenkes Denpasar Menuju Unggul dan Mendunia dan Pentingnya Integritas Dalam Wujudkan Indonesia Bebas Dari Korupsi" yang dipaparkan langsung Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Erika Yulita Ichwan, SST.,.Keb.

BACA JUGA:  PKM FIB Unud Latih Kesiapsiagaan Bencana Sejak Dini


Panel oleh Wakil Direktur I, II dan III dengan materi ; Sistem Pendidikan dan metode pembelajaran di Poltekkes Kemenkes Denpasar, Organisasi, Tata Kelola dan Pembiayaan di Poltekkes Kemenkes Denpasar dan Organisasi Kemahasiswaan dan Kesejahteraan Mahasiswa

Sistem Informasi Akademik, Sistem Perpustakaan, Profil Kesehatan dan Peta Sebaran Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Provinsi Bali oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali

Kemudian Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional oleh Penanggung jawab Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Denpasar. Hari kedua PKKMB, dilaksanakan di jurusan masing-masing dengan menghadirkan organisasi profesi, perencanaan karier dan sharing session bersama alumni serta materi terkait jurusan dan prodi masing-masing.

Mahasiswa baru juga dibekalo Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi oleh penyuluh antikorupsi Provinsi Bali dan materi terakhir akan dibawakan oleh Direktur RS Manah Santi Mahottama Provinsi Bali dengan topik menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan emosional di lingkungan kampus.

PKKMB dibuka secara resmi oleh
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (Dirjen SDMK) Kemenkes RI yang diwakili Direktur Penyediaan SDMK Anna Kurniati, SKM.MA.Ph.D., secara daring.

Anna mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Poltekkes Kemenkes. Ia mengajak mahasiswa bersyukur karena berhasil diterima di perguruan tinggi kesehatan milik Kemenkes itu dengan proses yang tidak mudah.

"Seleksi masuk kemarin tentu sangat ketat. Mudah-mudahan adik-adik mengenal lebih jauh kampus melalui PKKBM ini. Selamat menjadi bagian keluarga besar Poltekkes Kemenkes," ujar Anna.

Anna menambahkan, mahasiswa baru harus bangga karena Poltekkes Kemenkes Denpasar selalu menjadi rujukan ketika ada kunjungan dari partner luar negeri. Ia optimistis wajah-wajah baru ini dengan mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang kesehatan.

BACA JUGA:  Guru Juga Digembleng Habis dalam Pendidikan PPG UPMI Bali

"Ini sudah tahun keenam Kemenkes melaksanakan transformasi kesehatan. Ada enam pilar. Tugas Dirjen SDMK mengawal pilar kelima, tapi tetap harus menopang pilar yang lain," pungkasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top