Bali Future Lab 2026, Merajut Kecerdasan Buatan dan Keberlanjutan Demi Masa Depan Pariwisata Bali

IMG-20260709-WA0039
Bali Future Lab 2026 yang digelar di Kampus BIM University, Kamis (9/7/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi transformasi besar menuju tahun 2030 melalui integrasi teknologi digital, Artificial Intelligence (AI), dan prinsip keberlanjutan (sustainability).

Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam forum kolaboratif Bali Future Lab 2026 yang digelar di Kampus BIM University, Kamis (9/7/2026).
Acara yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, pelaku industri, startup, komunitas inovasi, serta praktisi teknologi ini menjadi ruang diskusi sekaligus aksi nyata.

Selain menghadirkan seminar dan diskusi panel, forum yang bekerja sama dengan BIM University ini juga menyelenggarakan kompetisi inovasi "Hackathon Bali Future Lab 2026" serta lokakarya (workshop) khusus AI.

Ketua Bali Future Lab 2026, Silvia Ratna, menjelaskan bahwa forum ini dirancang untuk menjembatani sektor industri pariwisata serta Food and Beverage (F&B) di Bali dengan ekosistem teknologi modern, termasuk AI dan fintech.

"Kita mengajak semua pelaku industri, pemangku kebijakan, mahasiswa, hingga inovator startup untuk bersama-sama mencari jalan keluar dan solusi untuk masa depan Bali tahun 2030. Teknologi, khususnya AI, tidak bisa diberhentikan dan akan selalu berkembang. Tantangan kita adalah bagaimana membangun mindset dan skill agar dapat menggunakannya dengan benar sebagai alat bantu yang produktif," ujar Silvia Ratna di sela-selas kegiatan.

Silvia menambahkan, Bali Future Lab tidak hanya berfokus pada teknologi digital, tetapi juga mengintegrasikannya dengan gerakan keberlanjutan (sustainability) yang kini menjadi tren global.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top