Tampilkan Perjalanan Bima, “Angkus Prana” Duta Kabupaten Badung Getarkan PKB 2026

1000679796
Sanggar Tari dan Tabuh Prabha Semara Jaya dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Tradisional PKB 2026 tampilkan lakon “Angkus Prana” mampu tampil spektakuler di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Sabtu (27/6) malam.

DENPASAR-Fajarbali.com | Sanggar Tari dan Tabuh Prabha Semara Jaya tampil memukau dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Tradisional Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Duta Kabupaten Badung asal Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi ini mengangkat lakon “Angkus Prana” mampu tampil spektakuler di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali Art Center, Denpasar, Sabtu (27/6) malam.

 

Pementasan ini mengisahkan perjalanan Bima dalam mencari roh kedua orang tuanya, Pandu dan Dewi Madri, yang masih terkurung di kawah Candradimuka. Dalam perjalanan penuh rintangan, Bima menghadapi pertempuran dengan para cikrabala. Namun berkat keteguhan hati dan restu Dewa Siwa, ia berhasil membawa pulang roh kedua orang tuanya. Kisah ini menjadi simbol pengabdian dalam mewujudkan Atma Kerthi.

 

Ketua Sanggar sekaligus Koordinator Seni, I Gst. Ngurah Gede Karma Saputra mengaku optimis mampu tampil maksimal dan menggetarkan panggung PKB.

 

"Dengan kemampuan dari personil yang kami akan libatkan, Astungkara malam ini bisa menggetarkan art center di Kalangan Ayodya," ungkapnya.

 

Ia menceritakan lakon yang mengisahkan perjalanan Bima mencari roh kedua orang tuanya, yakni Sang Pandu dan Dewi Madri. Dimana Sang Bima harus melaksanakan tugas ini, agar karya atau yadnya upacara yang digelar di Puri Hastinapura bisa berjalan dengan lancar.

 

"Harapan kami atau kita bersama, semoga diajang pesta kesenian Bali tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, bisa memotivasi, memunculkan bakat-bakat seniman muda untuk bisa tetap berkarya, guna menjaga dan melestarikan seni budaya yang kita miliki di Bali," jelasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top