DENPASAR -fajarbali.com |Setelah tiga hari melaksanakan Turnamen Padel Piala Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, berakhir pada Minggu 7 Juni 2026. Sejumlah peserta padel mendapatkan piala dan uang tunai dari Kepala BNNI RI Komjenpol Suyudi Ario Seno yang diwakilkan oleh Karo Humas BNN RI Brigjen Pol. Putu Putera Sadana.
D tengah berlangsungnya acara, Brigjenpol Putu Putera Sedana mengatakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Turnamen Padel Piala Kepala BNN RI ini merupakan rangkaian pra peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026.
Menurutnya, turnamen ini bukan sekedar ajang kompetisi olahraga biasa, namun membawa pesan tegas dan kampanye nasional yang kuat.
"Momentum pra HANI tahun 2026 ini harus dijadikan sebagai alarm kesadaran kolektif, dikarenakan sedang berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan generasi penerus kita," tegasnya.
Dibeberkanya lagi, BNN memandang turnamen padel ini sebagai sebuah instrumen strategis lantaran ingin mengakselerasi kampanye anti narkotika melalui pendekatan yang disukai masyarakat.
"Olahraga padel menuntut perpaduan antara kecepatan, strategi, dan kerja sama tim yang solid. Nilai-nilai inilah yang menjadi manifestasi dari karakter generasi bangsa yang tangguh," ujarnya.
Selain itu, Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata dunia memiliki daya tarik luar biasa. Akan tetapi di balik pesona tersebut, harus disadari oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di mana Bali juga memiliki kerentanan tersendiri terhadap peredaran gelap narkotika. Sehingga Turnamen Padel Piala Kepala BNN RI memiliki nilai strategis yang sangat mendalam.
"Pariwisata yang maju harus diikuti dengan kualitas manusia sehat dan terlindungi dari bahaya zat adiktif. Pemilihan Bali sebagai tuan rumah Turnamen Padel volume 2 sudah tepat," pungkasnya mengakhiri.
Sementara itu, Turnamen Padel Piala Kepala BNN RI dimenangkan oleh pasangan U12 yakni Zac Valentino & M Raja Bargaes (Padel Station). Untuk pasangan U14, yakni Yasika Raja & Joshua Kenzo (Yasika Padel Club).
Sedangkan U18: Calia (WN Belgia) dan Namu Stanbakkers (WN Belanda). Kategori Bronze Woman yakni Calista dan Anya Emily. Kategori High Bronze Woman yakni Tre dan Isfa.
Menyusul kemudian kategori Bronze Man yakni Daniel dan Rafly. Disusul kemudian kategori High Bronze Man yakni Vitorio dan Putu Wahyu.
Kemudian kategori Silver Woman yakni Sari dan Tjiu Erika (Southside Sports Jakarta). Selanjutnya High Silver Woman yakni Arum dan Rida. Terakhir, Silver Man yakni Ahmad Fahri dan Candra Ari serta Gold Man yakni Dyaz dan Rafly. R-005










