Pasca-rakerda, IKAL-Lemhanas Bali Siap Jibaku Berkontribusi Membangun Bangsa

IMG-20260605-WA0033
Ketua DPD IKAL-Lemhanas Bali Dr. Drs. I Nengah Suriata, SH., MH., menerima hasil Rakerda 2026 sebagai landasan program kerja organisasi, bertempat di Gedung PHDI Provinsi Bali, Jumat (5/6/2026).

DENPASAR-fajarbali.com | Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (DPD IKAL Lemhannas) Provinsi Bali, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Jumat (5/6/2026), bertempat di Gedung PHDI Provinsi Bali, Denpasar.

Rakerda menghasilkan poin-poin penting sebagai landasan program kerja organisasi ke depan. Hasil rakerda pun telah diserahkan kepada Ketua DPD IKAL-Lemhanas Bali Dr. Drs. I Nengah Suriata, SH., MH.

Nengah Suriata menjelaskan, rakerda bukan sekadar agenda rutin organisasi di atas kertas. Melainkan panggilan sejarah bagi anggota. Lemhannas RI telah menanamkan satu doktrin kepemimpinan yang kokoh dalam sanubari kita, yaitu Karakteristik Alumni Lemhannas sebagai Pejuang dan Negarawan.

"Sebagai Pejuang, kita pantang berdiam diri melihat ketidakpastian, kita dituntut tangguh, berani, dan tegak lurus berada di garis depan dalam mengawal kedaulatan bangsa. Sebagai Negarawan, pola pikir kita wajib melampaul sekat-sekat sektoral, berwawasan makro, serta selalu meletakkan keselamatan dan kesejahteraan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan," ungkap Nengah Suriata.

Menurutnya, karakteristik adiluhung ini sangat krusial diimplementasikan terlebih di tengah geopolitik dan geoekonomi global yang penuh disrupsi. Dinamika ekonomi makro dan keamanan dunia kini bergerak memengaruhi ketahanan nasional, dan langsung merembes memukul stabilitas lokal kita di Pulau Dewata.

Ia berpendapat, Bali bukan provinsi yang terisolasi. Bali adalah "wajah depan" sekaligus barometer stabilitas Indonesia di mata internasional. Ketika dunia bergejolak, denyut nadi Bali adalah yang pertama kali merasakannya.

"Sebagai wadah para pemikir strategis bangsa yang berkarakter negarawan, kita wajib membedah tantangan perkembangan daerah," jelasnya.

Dalam waktu dekat, IKAL Lemhanas Bali berencana beraudiensi dengan para stakeholder, seperti kepala daerah, militer hingga seluruh elemen masyarakat. Fokus organisasi diarahkan pada Penguatan Ketahanan Daerah: Menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan dan kajian terkait isu-isu strategis dan ketahanan nasional.

BACA JUGA:  ‎BAP DPD RI Kunker ke BPK Perwakilan Bali

"Anggota kami di Bali ada ratusan. Berbagai latar belakang jadi satu. Ada akademisi profesor macam-macam keilmuan, purnawirawan jenderal, pengusaha. Lengkap. Mereka punya jiwa cinta NKRI yang tak diragukan lagi," tegasnya.

Berangkat dari banyaknya para tokoh pemikir di tubuh anggotanya, Nengah Suriata mengajak jajarannya membulatkan komitmen aksi melalui transformasi pola pikir dan pola tindak menyikapi berbagai tantangan yang dihadapi Bali berdasarkan sejumlah indikator.

Dalam hal reformasi pola pikir, alumni Lemhannas Bali wajib berpikir secara komprehensif, integral, dan holist. "Kita harus mengasah kemampuan deteksi dini dan cegah dini terhadap Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) sebelum menjadi kornflik horizontal. Pola pikir kita harus berwawasan keindonesiaan yang kokoh namun tetap mengakar pada kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana)," tegasnya.

Kemudian terkait akselerasi pola tindak, karakter pejuang dan negarawan alumni Lemhanas harus mewujud dalam tindakan nyata untuk perkembangan daerah Bali.

"Saya menegaskan bahwa kontribusi DPD IKAL Bali selalu bekerja nyata dan sepenuhnya mendukung Visi Pembangunan Bali: Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana," imbuh tokoh asal Desa Antiga, Manggis, Karangasem ini.

Oleh karena itu, melalui momentum rakerda ini, DPD IKAL Bali siap bekerjasama dan berkolaborasi secara sinergis dengan seluruh jajaran Forkopimda demi menjaga stabilitas keamanan serta mendorong peningkatan pembangunan Bali.

"Kita harus memastikan bahwa penguatan stabilitas wilayah ini berjalan linear menuju pencapaian kesejahteraan rakyat Bali yang berkeadilan," tutup Nengah Suriata.

Ia mengajak jajarannya mejadikan rakerda sebagai momentum pembuktian bahwa alumni Lemhannas di Bali adalah benteng moral pejuang dan negarawan yang siap menjadi radar penyelesai masalah (problem solver) demi keselamatan bangsa dan tanah kelahiran. (gde)

BACA JUGA:  Menteri Wihaji Ucapkan Selamat Hari Keluarga: Dari Keluarga untuk Indonesia Maju!

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top