Rakerda, Sinkronisasi Program Kwartir Nasional dengan Kwarda Bali

DENPASAR-fajarbali.com | Sebanyak 86 orang dari Andalan Daerah 18 orang, Andalan Cabang 45 orang, Dewan Kerja Daerah (DKD) 2 orang, Dewan Kerja Cabang (DKC) 9 orang, dan Pom Saka Daerah 12 orang mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali tahun 2018.

Dalam kegiatan yang mengambil tema ‘Pramuka untuk Indonesia, Perekat NKRI’ dan motto ‘Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan’ tersebut, berlangsung di Gedung Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, jalan Kapten Tantular Denpasar, Sabtu (10/03/2018).

Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali, Drs. Dewa Made Indra, M.Si mengatakan, Rakerda ini untuk mensingkronasikan antara program Kwartir Nasional dengan Kwarda Bali, dan juga Kwarcab Kabupaten/Kota se-Bali untuk tahun 2019. “Jadi yang pertama kita harus memahami apa program Kwartir Nasional di tahun 2019. Sejauh mungkin program ini harus kita akomodasi,” katanya.

Selanjutnya, kata Dewa Indra, dilanjutkan dengan menciptakan program daerah baik ditingkat kwarda maupun cabang. “Program Pramuka banyak sekali. Hanya saja sumber daya anggaran yang kita miliki terbatas. Oleh karena itu, Rakerda ini untuk membahas program prioritas,” jelasnya.

Dan dengan diadakannya Rakerda ini, terangnya, apa yang menjadi program Kwartir Nasional maupun daerah bisa dilaksanakan secara bersama-sama. Apalagi, sambungnya, tahun 2018 ini ada Munas Pramuka. Yakni pemilihan Ketua Kwartir Nasional. “Itu harus kita antisipasi juga. Dan melalui Rakerda ini, kami ingin mendengar masukan dari teman-teman se-Bali,” terangnya seraya menyampaikan, tahun 2019 juga ada Musda pergantian Ketua Kwartir Daerah Bali.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap semua pihak dapat menyepakati dan memberikan masukan kegiatan tahun 2019, baik yang diadakan di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

Adapun kegiatan yang telah dilakukan tahun 2017, salah satunya kegiatan Bidang Lingkungan dan Abdimasgana. Yakni ikut berpartisipasi penanganan bencana di daerah Bali yaitu tanah longsor di Kintamani, bencana banjir di Buleleng, tanah longsor di Bangli, dan kegiatan lainnya.

Sedangkan untuk kegiatan tahun 2018, yakni Kegiatan Bina Muda, Bina Wasa, Bidang Kehumasan, Abdimasgana, Kesekretariatan, dan yang lainnya. Sementara untuk usulan kegiatan tahun 2019 juga melakukan kegiatan Bina Muda, Bina Wasa, Kehumasan, Abdimasgana, dan Kegiatan Operasional. (Alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dhamantra Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Tabanan

Sab Mar 10 , 2018
TABANAN-fajarbali.com | Anggota Fraksi DPR RI asal Dapil Bali, I Nyoman Dhamantra memaparkan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan sebagai pondasi Nasionalisme dan juga sebagai karakter kita selaku bangsa yang besar.