Murid SDN 3 Purwa Kerthi Dilatih Cara Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut

IMG-20260530-WA0032
Tim Pengabdian Jurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, melatih murid SDN 3 Purwa Kerthi tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar.

AMLAPURA-fajarbali.com | Anak sekolah merupakan kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut, terutama karies gigi dan penyakit periodontal.

Keadaan ini dapat diminimalisir dengan upaya promotif dan preventif bidang Kesehatan Gigi dan Mulut, yang merupakan salah satu pilar Transformasi Kesehatan, terutama pilar pertama yaitu Pelayanan Primer.

Penyakit gigi dan mulut apabila dibiarkan tanpa perawatan yang sesuai akan memungkinkan menjadi lebih parah, bahkan sampai menimbulkan kanker mulut.

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk merupakan salah satu faktor risiko terjadinya kanker mulut, karena itu kebersihan gigi dan mulut harus selalu dijaga. Menyikat gigi yang baik dan benar merupakan salah satu cara sederhana dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Jurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama bidang Pengabdian kepada Masyarakat, kembali mengambil langkah positif untuk mengenalkan tentang Kanker Mulut melalui Penyuluhan pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Purwa Kerthi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, pada Sabtu (23/5/2026).

Tema kegiatan Pengabdian tersebut adalah “ Pengenalan Kanker Mulut dan Upaya Pencegahannya pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Purwa Kerthi Kecamatan Abang Karangasem Tahun 2026”.

Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 10 dosen, empat tenaga kependidikan, tiga mahasiswa, dan juga melibatkan satu alumni yang bertugas di wilayah tersebut.

Pengabdi, I Nyoman Gejir menjelaskan, bentuk kegiatan pengabdian, di samping memberi penyuluhan, juga melakukan simulasi cara menyikat gigi yang benar, dan diakhir dengan demontrasi menyikat gigi bersama secara berkelompok.

Menurutnya, kesehatan gigi yang baik berdampak besar pada kepercayaan diri anak-anak di masa depan. Sebab, jika terjadi gangguan gigi dan mulut, berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.

"Jadi kami masifkan kegiatan merawat gigi dan mulut sejak dini. Usia-usia sekolah dasar ini sangat efektif menularkan kebiasaan baik yang kemudian melekat menjadi budaya hidup," pungkasnya.

BACA JUGA:  Ini Kata Kepala BKKBN saat Puncak Harganas ke-30

Pada kesempatan yang sama, tim pengabdi juga menyerahkan poster kepada pihak SDN 3 Purwa Kerthi, serta membagikan alat dan bahan menyikat gigi kepada 90 siswa. Kepala Sekolah SDN 3 Purwa Kerthi, di akhir kegiatan menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top