BKKBN Bali Koordinasikan Distribusi MBG Sasaran 3B di Gianyar

IMG-20260514-WA0005
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., M.A.R.S., melakukan koordinasi pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemenuh, Kabupaten Gianyar, Rabu (13/5).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., M.A.R.S., melakukan koordinasi pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemenuh, Kabupaten Gianyar, Rabu (13/5).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan sinergi antara BKKBN Provinsi Bali dan mitra pelaksana guna memastikan distribusi makanan bergizi berjalan optimal, tepat sasaran, dan mampu menjangkau kelompok prioritas yang membutuhkan intervensi gizi secara berkelanjutan.

Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih menegaskan bahwa Program MBG bagi sasaran 3B menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Ia menyampaikan bahwa pemenuhan gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Bali.

Selain itu, koordinasi yang dilakukan juga bertujuan memastikan proses pendataan, distribusi, dan pengawasan program berjalan efektif di lapangan.

Kepala SPPG Kemenuh, Ida Ayu Putu Swadevi, menyampaikan bahwa total penerima manfaat Program MBG di wilayah layanan SPPG Kemenuh mencapai 3.482 sasaran yang terdiri dari siswa sekolah dan kelompok 3B.

“Khusus untuk sasaran 3B, jumlah yang kami layani sebanyak 325 orang, terdiri dari 35 ibu hamil, 103 ibu menyusui, dan 187 balita non-PAUD. Kami terus berupaya memastikan distribusi makanan bergizi dapat diterima tepat waktu dan sesuai kebutuhan sasaran,” ujarnya.

Program MBG bagi kelompok 3B dinilai memiliki manfaat besar dalam mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi keluarga, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan yang menjadi periode krusial tumbuh kembang anak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Minat Literasi Warga Melalui Program Pojok Baca di Kantor Desa Bona

Asupan gizi yang baik bagi ibu hamil dan ibu menyusui berperan penting dalam menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin dan bayi secara optimal. Sementara bagi balita non-PAUD, pemenuhan nutrisi yang cukup dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, perkembangan fisik, serta kemampuan kognitif anak sejak usia dini.

Selain mendukung kesehatan individu, pelaksanaan Program MBG juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Intervensi gizi yang tepat sasaran diharapkan mampu menekan risiko stunting, gizi buruk, maupun berbagai permasalahan kesehatan lainnya yang dapat memengaruhi kualitas generasi mendatang.

Program ini juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan sistem pelayanan gizi yang lebih terintegrasi di tingkat daerah.

Melalui koordinasi pendistribusian Program MBG di SPPG Kemenuh, BKKBN Provinsi Bali berharap pelaksanaan program bagi sasaran 3B di Kabupaten Gianyar dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, mitra pelaksana, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan pemenuhan gizi keluarga dapat tercapai secara optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi Bali yang sehat di masa depan. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top