Zen on Wheels, Cara Astra Motor Bali Ajak Kartini Modern Kendalikan Emosi Saat Berkendara

WhatsApp-Image-2026-04-23-at-11.44.10
Peringati Hari Kartini, puluhan ladies bikers di belajar teknik safety riding.

DENPASAR-fajarbali.com | Semangat emansipasi RA Kartini kini tak lagi sebatas perjuangan literasi, melainkan merambah pada kemandirian dan keselamatan di jalan raya. Memperingati momen bersejarah tersebut, Astra Motor Bali menggelar seminar edukatif bertajuk “Seminar Safety Riding Kartini: Zen on Wheels” di Universitas Bali International (UBI) pada 22 April 2026. Kegiatan ini hadir sebagai respons atas pentingnya menjaga kesehatan mental bagi pengendara perempuan di tengah padatnya lalu lintas Pulau Dewata.

Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari civitas akademika serta komunitas ladies bikers tampak memadati ruangan dengan antusiasme tinggi. Tak sekadar teori teknis, seminar ini mengusung filosofi Zen on Wheels, sebuah konsep yang menitikberatkan pada keseimbangan antara kemahiran berkendara dan stabilitas emosional. Fokus utamanya adalah bagaimana seorang pengendara mampu menjaga pikiran tetap tenang dan sadar penuh (mindful) terhadap dinamika lingkungan sekitar guna meminimalisir risiko fatalitas.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menekankan bahwa keterampilan teknis mengoperasikan motor akan sia-sia jika kondisi psikologis pengendara sedang tidak stabil. Menurutnya, manajemen emosi adalah kunci utama dalam menghindari kecelakaan yang seringkali dipicu oleh keputusan impulsif. “Kami ingin perempuan masa kini tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental. Pikiran yang jernih adalah rem terbaik sebelum tangan menarik tuas rem yang sebenarnya,” ungkap Yosept.

Data dari kepolisian yang dipaparkan oleh AKBP Inggit Widyasari memberikan gambaran nyata mengenai tren kecelakaan yang melibatkan pengendara wanita, yang kemudian disambung dengan penjelasan prosedur perlindungan hukum oleh Komang Dini Andriani Pradnyanita dari PT Jasa Raharja. Kolaborasi lintas instansi ini memberikan perspektif menyeluruh bagi peserta, mulai dari aspek pencegahan di lapangan hingga jaminan perlindungan pasca-insiden sebagai jaring pengaman bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Cuaca Bali Tak Menentu, Astra Motor Bali Ingatkan Pengendara Perkuat Budaya #Cari_Aman

Sisi menarik dari seminar ini terletak pada sesi praktis yang melibatkan praktisi yoga, Ni Made Sinarsari. Di tengah materi keselamatan, para peserta diajak mempraktikkan teknik pernapasan khusus untuk melepas stres secara instan. Teknik ini dinilai krusial untuk mengatasi fenomena overthinking atau tekanan mental yang sering dialami pengendara saat menghadapi kemacetan parah atau perilaku pengendara lain yang tidak tertib, sehingga konsentrasi tetap terjaga di level optimal.

PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, menegaskan bahwa agenda ini adalah manifestasi nyata dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam kampanye #Cari_Aman. “Perempuan memiliki peran sentral sebagai agen perubahan dalam keluarga dan komunitas. Dengan membekali mereka pengetahuan yang tepat, Astra Motor Bali berharap para peserta dapat menjadi pelopor keselamatan yang mampu menularkan budaya berkendara aman kepada lingkungan terdekatnya,” ucapnya.

Apresiasi tinggi datang dari pihak universitas yang menilai metode penyampaian materi sangat interaktif dan tidak membosankan. Senada dengan hal tersebut, Diva, salah satu mahasiswi peserta seminar, mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai safety riding. Bagi Diva, wawasan mengenai asuransi dan manajemen stres di jalan raya adalah hal baru yang selama ini jarang tersentuh dalam edukasi berkendara konvensional, namun sangat aplikatif untuk kebutuhan harian mahasiswa.

Melalui sinergi antara edukasi mental dan teknis ini, Astra Motor Bali optimistis dapat menumbuhkan ekosistem jalan raya yang lebih humanis dan aman di Bali. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan hanya soal kelengkapan atribut berkendara, melainkan tentang kesiapan jiwa yang tenang dalam setiap perjalanan. Semangat Kartini yang mandiri dan peduli kini bermuara pada satu tujuan yaitu pulang ke rumah dengan selamat demi orang-orang tercinta. (M-001)

BACA JUGA:  Pentingnya Memperhatikan Cara Berkendara Yang Benar dan #Cari_aman Saat Puasa

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top