TABANAN - Fajarbali.com.| Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di depan pencucian mobil Banjar Dinas Bonean, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Rabu (15/4/2026) sore.
Insiden melibatkan Daihatsu Pick Up DK 8414 DH dengan Truk Mitsubishi N 8488 EW. Akibat tabrakan adu banteng itu, pengemudi pick up meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.49 WITA dan dilaporkan ke Polsek Selemadeg pukul 16.10 WITA. Petugas tiba di TKP pukul 16.30 WITA untuk melakukan penanganan.
Berdasarkan keterangan saksi, Truk Mitsubishi yang dikemudikan Ahmad Yuana (53), warga Malang, Jawa Timur, melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat tiba di TKP, dari arah berlawanan muncul Pick Up DK 8414 DH yang berusaha menyalip kendaraan di depannya.
“Pick up itu ambil jalur terlalu ke kanan dengan kecepatan penuh, sehingga langsung bertabrakan dengan truk,” jelas salah satu saksi, Faisal Saiful Phd (32), warga Bandung.
Benturan keras tak terhindarkan. Sopir pick up yang identitasnya belum diketahui dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sementara sopir truk, Ahmad Yuana, selamat tanpa luka.
Saksi lain, Ovik Saifuloh (36), warga Tasikmalaya, turut menguatkan kronologi tersebut. Kedua saksi saat ini sudah dimintai keterangan oleh polisi.
Unit Gakkum Satlantas Polres Tabanan yang menangani kasus ini menyebut kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 juta. Petugas langsung mengevakuasi kedua kendaraan, mengatur arus lalu lintas, dan mengamankan korban meninggal.
Kasus laka lantas ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Tabanan untuk proses lebih lanjut.(M002)










