NCB Interpol Siapkan Target Dua Bulan Tangkap Enam Pembunuh Ihor Komarov

IMG_20260331_174015
Sekretaris NCB-INTERPOL Brigadir Jendral Polisi Dr. Untung Widyatmoko.
DENPASAR -fajarbali.com |Enam warga asing yang melakukan pembunuhan secara bersama-sama terhadap Ihor Komarov (28) asal Ukraina masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Selain sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), keenamnya juga masuk dalam daftar buronan international. 
 
Polisi berencana menyusun timeline penangkapan terhadap para pelaku dengan target selama 2 Bulan. Hal ini disampaikan Sekretaris NCB-INTERPOL Brigadir Jendral Polisi Dr. Untung Widyatmoko kepada awak media di mapolda Bali, pada Selasa 31 Maret 2026. 
 
Jenderal bintang satu dipundak ini menegaskan, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Interpol guna melacak keberadaan enam pelaku yang sudah masuk red notice. Sementara dari hasil deteksi terakhir, salah satu pelaku inisial SM, asal Rusia sempat meninggalkan Kuala Lumpur, Malaysia dan terdeteksi terakhir berada di Bulgaria. 
 
"Seorang pelaku asal Rusia terdeteksi terakhir di Bulgaria. Keenamnya berpencar-pencar di sejumlah negara," ungkapnya. 
 
Ditegaskanya, kendala pengejaran terhadap para pelaku diakibatkan kondisi konflik di Timur Tengah sehingga menghambat koordinasi lintas negara. Meski demikian, pihaknya menargetkan penangkapan dengan timeline dua bulan. 
 
"Ya kami sudah menyusun timeline, dengan target penangkapan dalam waktu dua bulan,” imbuhnya. 
 
Kasus kematin yang menimpa Ihor Komarov asal Ukraina sudah mendunia. Korban dilaporkan diculik saat sedang mengendarai sepeda motor di Jimbaran, Kuta Selatan dan terakhir jasadnya ditemukan terpotong-potong di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Kamis 26 Februari 2026. 
 
Berdasarkan hasil penyelidikan tim gabungan Polda Bali, pelaku berjumlah 7 orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni FM, DH, dan RM (WNA Ukraina), SM (WNA Rusia), FA dan NP (WNA Kazakhstan), serta C (WNA Nigeria). Diketahui, satu tersangka inisial C berhasil ditangkap di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top