Lebaran Hari ke 2, Kakek Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

IMG_20260322_184005
CEK LOKASI-Polisi mengecek lokasi tewasnya kakek bernama Suwondo di rumahnya di Jalan Letda Tantular Gang Merpati nomor 1, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur.
DENPASAR -fajarbali.com |Memasuki Lebaran hari ke 2 warga dibuat geger. Kakek bernama Suwondo (69) ditemukan tewas membusuk dan dikerubuti lalat di rumahnya di Jalan Letda Tantular Gang Merpati nomor 1, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, pada Minggu 22 Maret 2026 pagi. Polisi menduga korban yang tinggal sendirian di rumah tersebut meninggal karena sakit. 
 
Menurut Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, penemuan mayat tersebut kali pertama diketahui oleh saksi warga bernama Yosefyuvenalp Yord Wara Mapuwaka (60). Saksi awalnya hendak berolahraga di Lapangan Renon sekitar pukul 08.00 Wita. Ia melintas di depan TKP rumah korban, lalu mencium bau tidak sedap. 
 
"Ada warga yang sedang berolahraga di Lapangan Renon mencium bau busuk dan menduga berasal dari bangkai tikus di sekitar lokasi," bebernya. 
 
Saksi lantas berniat mengubur bangkai tikus tersebut, lalu mencari cangkul. Ia masuk ke dalam pekarangan rumah korban yang pagarnya tidak terkunci. Saksi lalu mengecek rumah korban. Ia mencium bau busuk yang menyengat dari dalam rumah. 
 
"Saksi lantas mengintip dari celah pintu dan melihat korban dalam posisi tertelungkup di lantai. Penemuan itu dilaporkan ke Kepala Lingkungan dan Polisi," beber Kompol Tomiyasa, pada Minggu 22 Maret 2026. 
 
Personel Polsek Denpasar Timur bersama tim Inafis Polresta Denpasar datang ke TKP. Korban ditemukan dalam kondisi tengkurap mengenakan kemeja lengan panjang bergaris warna biru abu-abu serta sarung kuning bermotif kotak. 
 
Sementara tangan kanan berada di bawah tubuh, tangan kiri terletak di atas badan. Posisi kepala mengarah ke timur dengan wajah miring ke utara, dan bagian kaki berada di sisi barat. 
 
"Kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk, serta dikerumuni lalat dan belatung," ungkapnya. 
 
Sementara seorang saksi pemilik warung, Ni Nyoman Kerti (62) mengakui korban sempat datang ke warungnya membeli kopi serta mengeluhkan sakit. Saksi lalu menyarankan korban untuk memeriksa ke dokter. Tapi korban tidak mau dan berdalih sakitnya akan sembuh sendiri. Pada akhirnya korban ditemukan meninggal dunia. 
 
Kini, jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Dharma Yadnya Denpasar Timur menggunakan mobil ambulans BPBD Kota Denpasar. Kapolsek Tomiyasa mengatakan hasil identifikasi sementara, korban diduga meninggal akibat sakit yang dialami. 
 
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkasnya. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top