Kasusnya Bukan Perbuatan Pidana, Hakim Bebaskan Budiman Tiang

IMG-20260120-WA0075
Budiman Tiang saat menjalani sidang agenda putusan di Pengadilan Negeri Denpasar.Foto/eli

DENPASAR-Fajarbali.com|Pengusaha Budiman Tiang alias BT yang diseret ke Pengadilan Negeri Denpasar karena sebelumnya diduga melakukan tidak pidana penipuan dan dituntut oleh Jaksa dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan, akhirya divonis lepas (onslag van rechtsvervolging) oleh majelis hakim pada sidang, Selasa (20/1/2026).

Dalam sidang, majelis hakim pimpinan Ni Kadek Kusuma Wardani menyatakan tidak sependapah dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Dewa Gede Anom Rai yang menyatakan Budiman Tiang terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan.

Dalam putusannya, hakim menyatakan, apa yang menjadi masalah antara Budiman Tiang dengan duo Russia Stanislav Sadovnikov dan Igor Maksimov bukanlah merupakan peristiwa pidana, tetapi murni urusan keperdataan. Oleh karena itu hakim pun lepaskan BT dari tuntutan pidana.

Menanggapi putusan hakim, salah satu kuasa hukum BT, Kadek Cita Ardana Yudi, SH dari Berdikari Law Office mengatakan menyambut baik putusan hakim tersebut. Ia Menyebut putusan ini menegaskan prinsip bahwa hukum pidana tidak boleh digunakan untuk mengkriminalisasi sengketa perdata atau konflik bisnis.

"Putusan ini sekaligus menjadi koreksi atas upaya pemidanaan yang tidak proporsional dalam sengketa keperdataan," ujarnya kepada wartawan saat ditemui usai sidang putusan di PN Denpasar.

Sementara Gede Pasek Suardika atau yang akrab disapa GPS selaku koordinator tim kuasa hukum BT menegaskan, bahwa pertarungan perebutan Apartemen The One Signature Umaalas begitu panjang dan melelahkan, dimana BT selaku inisiator dan pemilik lahan harus tersingkir oleh permainan duo Russia yang terkenal licin tersebut.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top