BULELENG-fajarbali.com | Nasib naas yang dialami oleh Made Serina (59) seorang pensiunan PNS yang beralamat di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada lantaran setelah terlibat lakalantas korban bersama dengan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 6662 UAL miliknya jatuh ke Sungai dan hanyut serta korban ditemukan di pinggir pantai Lingga, Kelurahan Banyuasri, Senin (12/1/2026) sekitar pukul 17.00 wita.
Bagaimana hal itu bisa terjadi? Berawal sekitar pukul 09.00 wita korban melintas di Jalan Laksamana–Serma Karma Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng dimana saat itu korban datang dari arah Selatan menuju Utara saat tiba di perempatan korban menerobos lampu traffic light. Pada waktu bersamaan, ada mobil Avanza yang dikendarai oleh Putu Hari Swastika (40), warga Banjar Dinas Tengah, Desa Temukus, Kecamatan Banjar datang dari arah Barat menuju Timur. Karena korban menerobos lampu pengaturan lalulintas terang saja terjadi lakalantas yang mengakibatkan korban bersama kendaraan miliknya terjatuh ke aliran Sungai dan hanyut.
Setelah korban hanyut, kemudian dilaporkan ke tim SAR Kabupaten Buleleng guna melakukan pencarian terhadap korban. Kendaraan miliknya berhasil ditemukan disekitar tempat terjatuh sedangkan korban dilakukan pencarian hingga melakukan penelusuran terhadap aliran Sungai.
Setelah melakukan pencarian dengan melakukan penelusuran sepanjang aliran Sungai Sekitar pukul 17.00 wita, korban ditemukan di pinggiran Pantai dalam keadaan meninggal dunia.”Saat kami melakukan penelusuran Sungai mencari korban sepanjang Sungai akhirnya kami mendapatkan informasi korban ditemukan di pinggir Pantai dalam kondisi meninggal dunia,”ucap Koordinator Pos SAR Buleleng Kadek Donny Indrawan.










