Seorang Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai Yehsumbul

(Last Updated On: )

NEGARA – fajarbali.com | Mashadirin (46) seorang warga asal Banjar Yehsumbul Desa Yehsumbul Mendoyo, ditemukan tewas mengapung di Pantai Desa Yehsumbul, Rabu (11/3/2020) sekitar 04.00 wita.  Sejumlah warga setempat yang menemukan diantaranya Arsin (55) warga setempat.

 

 

Saat ditemukan, mayat nelayan itu sudah mengapung dengan posisi telungkup di perairan pantai Yehsumbul. Ketika itu, salah seorang nelayan sedang menjala ikan sekira pukul 04.00 wita di pinggir Pantai Yehsumbul. Ketika melempar jaring , nelayan itu melihat sesuatu mengapung di arah barat yang berjarak kurang lebih 500 meter dan terlihat seperti punggung manusia. Nelayan itu lalu memastikan untuk melihat lebih dekat. Setelah benar bahwa itu mayat manusia mengapung di pantai. kendati air laut surut, namun mayat itu masih terlihat mengapung. Khawatir terbawa arus ombak, nelayan yang menemukan meminta bantuan dengan menghubungi nelayan lainnya. Mayat laki-laki itu dibawa ke pinggir pantai bersama warga yang datang membantu. Setelah diperiksa kelima warga yang membantu kaget ternyata korbannya bernama Masharidin warga Yehsumbul, sehingga langsung dibawa ke rumahnya. 

Menurut salah seorang warga setempat, korban memiliki hobi menjala ikan dan sempat mengajak pergi jala ikan di pantai pukul 22.00 wita. Karena tak mau, korban menjala sendiri. Selama korban memang tak punya riwayat penyakit. 

 

Sementara Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo kemarin membenarkan adanya penemuan mayat di pantai Yehsumbul. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas II Yehembang, dr Rina bersama Unit Inafis Sat Reskrim Polres Jembrana, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban. (prm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dinkes Jembrana Gencar Fogging

Rab Mar 11 , 2020
(Last Updated On: )NEGARA – fajarbali.com | Kasus Demam Berdarah Dengue makin bertambah membuat Dinas Kesehatan Jembrana makin gencar melakukan fogging. Tindakan fogging merupakan salah satu antisipasi pencegahan berkembangnya nyamuk DBD. Upaya peningkatan intensitas fogging karena menyusul bertambahnya jumlah kasus DBD di Jembrana bahkan sampai mengakibatkan dua anak meninggal.   

Berita Lainnya