Sampaikan Masalah Tapal Batas, Warga Sepang ‘Mesadu’ ke DPRD

WhatsApp Image 2025-02-10 at 17.53.18_732c513f

Warga Masyarakat yang ada di Desa Sepang mendatangi ke kantor DPRD Buleleng

BULELENG-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Sebanyak sepuluh perwakilan Masyarakat yang ada di Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng, Senin (10/2/2025) sore kemarin.

Kedatangan para warga Masyarakat Desa Sepang ‘mesadu’ terkait permasalahan tapal batas anatara Desa Sepang Kelod dengan Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu yang kini permasalahannya tersebut sempat dilaporkan ke pemerintah daerah kemudian sempat menjalani mediasi oleh pemerintah daerah melalui kecamatan namun hal tersebut tidak membuahkan hasil.

Adanya hal tersebut, Masyarakat Desa Sepang Kembali mendatangi Gedung dewan guna menyadukan permasalah tersebut. Menurut coordinator Masyarakat Gede Sumarjaya mengakui warga Masyarakat yang ada di Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu merasakan kecewa lantaran belum ada kesepakatan atau putusan pemerintah terkait letak tapal batas namun Desa Dapdap Putih sudah melakukan pemasangan tapal batas.”Yang kami heran permasalahan ini sempat kami laporkan ke pemerintah daerah dan ditindak lanjuti dengan mediasi namun hal itu belum ada Keputusan namun kenapa justru sudah dipasangi tapal batas,”jelas mantan Kasubag Mapolres Buleleng yang kini sudah purna tugas.

Bahkan pihaknya mengakui dalam masalah tapal batas warga Masyarakat Desa Sepang tidak mempermasalahkan asal saja seharusnya ada sebuah Keputusan dari pemerintah daerah dan dilakukan pemasangan dari pemerintah daerah sehingga semua jelas.”Terus terang kami sebenarnya tidak mempermasalahkan hal itu melainkan kami menginginkan adanya Keputusan yang terang dari pemerintah dan dilakukan pemasangan oleh pemerintah itu sendiri sehingga hal itu terang benderang dan jelas,”pintanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top