KOMPLOTAN SADIS, 14 Pelajar SMP dan SMA Terlibat Aksi Begal dan Jambret

DENPASAR-Fajarbali.com | 14 pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam geng Motor Donky ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, Senin (20/1/2020) malam. Belasan pelajar ini merupakan kawanan begal, jambret yang tidak segan-segan menganiaya korbannya.

Dibekuknya para pelajar ini berdasarkan laporan 4 korbannya ke Polresta Denpasar, Senin (20/1/2020) dinihari. Para korban melaporkan aksi pembegalan yang mereka alami di jalan raya oleh kawanan geng motor. Bahkan, barang-barang milik korban dirampas diantaranya handphone dan tas berisi uang tunai.

Tak hanya itu, para korban juga dianiaya komplotan geng motor, apabila melawan dan tidak menyerahkan barang berharga. "Kawanan begal pelajar ini orang-orang sadis. Mereka menghadang korban, menganiaya lalu merampas barang-barang," ujar sumber dilapangan, Rabu (22/1/2020).

Atas laporan korban, Tim Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kanit 1 Iptu Made Putra Yudisthira dan Kasubnit II Iptu Ngurah Eka Wisada bergerak cepat mengejar pelakunya. Setelah memeriksa saksi saksi dan rekaman CCTV, Polisi mendapatkan 1 identitas pelaku yakni SAS (15) tinggal di Kerobokan.

SAS tertangkap kamera mengendarai motor  Lexi merah DK 29XX FAV. Polisi kemudian menangkap SAS dirumahnya, pada Senin (20/1/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. "Dalam pengakuannya, SAS mengaku anggota geng Motor Donky korlap Gatot Kaca," beber sumber.

Tersangka SAS mengakui dia melakukan aksi begal bersama 13 temannya yang semuanya berstatus pelajar SMP dan SMA. Dalam aksi begal tersebut, mereka beraksi mengendarai 5 unit motor dan sukses menjarah 20 buah handphone. "Mereka beraksi di 8 TKP di wilayah Denpasar Gatsu, Mahendradatta, Kebo Iwa, dan Di Teuku Umar Barat," jelas sumber.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top