
FOTO: Seminar Nasional Artificial Intelligence (AI) bertajuk ‘Pemanfaatan AI untuk Berbagai Bidang Pendidikan dan Penelitian’, yang digelar Fakultas Teknik dan Informatika UPMI, Rabu (12/7), di kampus setempat.
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum., mendukung Seminar Nasional Artificial Intelligence (AI) bertajuk ‘Pemanfaatan AI untuk Berbagai Bidang Pendidikan dan Penelitian’, yang digelar Fakultas Teknik dan Informatika UPMI, Rabu (12/7), di kampus setempat.
Menurut Rektor Suarta, di era digitalisasi dengan ditandai berkembang pesatnya dan kemudahan mengakses internet, secara tidak langsung generasi milenial telah memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI.
Salah satu yang saat ini sedang tren, yakin Chat Generative Pre-training Transformer (GPT). Sistem kecerdasan buatan AI ini berfungsi untuk melakukan interaksi dalam percakapan berbasis teks. Cara penggunaannya dimulai menginput pertanyaan, kemudian AI akan memberikan jawaban yang relevan.
Tak terkecuali di bidang pendidikan dan penelitian, AI juga dimanfaatkan untuk mendapatkan kemudahan informasi di dunia maya. Sehingga semua Sivitas UPMI wajub hukumnya menguasai kecerdasan buatan ini.
"Jangan sampai manusia kalah dengan ciptaannya sendiri. Saya yakin, kemampuan manusia pasti di atas buatannya, asal terus mengasah diri," kata Prof. Suarta, pada seminar yang menghadirkan nara sumber Akademisi Universitas Gunadarma, Dr Made Wiryana, dan Pendiri AI Indonesia, Rene Indiarto Widjaja.










