Tangani Rabies, Ini Langkah Pemprov Bali

sunada-3a274cf7

Dr. Ir. Wayan Sunada, M.Agb.

 

DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Sebagai bukti keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam menangani kasus rabies, saat ini sudah dilakukan langkah-langkah perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satunya melalui posko-posko penanganan rabies di setiap kabupaten/kota dan provinsi di Bali.Namun yang menjadi permasalahan adalah kesadaran masyarakat yang masih kurang untuk tidak melepasliarkan anjing peliharaannya, karena bukan anjing liar saja yang menjadi momok utama, akan tetapi juga ajing peliharaan yang diliarkan oleh pemiliknya.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Partanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Wayan Sunada, di Denpasar, Kamis (27/10).

Sunada mengungkapkan, saat ini  telah dibentuk Tim Siaga Rabies (TISIRA) di beberapa tempat yang sudah dilatih/bimtek, di antaranya Tisira Desa Mayong, Seririt, Buleleng sebanyak 7 orang, Tisira Desa Batu Agung Jembrana sebanyak 8 orang dan Tisira Desa Menanga Karangasem sebanyak 8 orang yang dari masing-masing desa diikuti oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendesa,  Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bidan Desa, Linmas dan Ketua Karang Taruna/Yowana dari tanggal 19 s.d 20 September 2022.

"Selain itu, juga dilaksanakan pelatihan 15 A-Team terdiri dari 75 orang (1 A -Team 5 orang) yang pelaksanaannya dilakukan dari tanggal 19 sampai 21 Oktober 2022 lalu di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung," jelas Sunada.

Pelatihan itu, menurutnya, bertujuan untuk membantu pelaksanaan vaksinasi rabies yang dilakukan oleh tim regular di kab/kota sebagai antisipasi pencegahan penularan rabies menjelang pelaksanaan puncak KTT G20.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top