Lomba Desa, Serongga Unggulkan Pupuk Bio Organik

GIANYAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Desa Serongga, Kecamatan Gianyar dulunya dikenal sebagai penghasil bunga sandat (kenanga). Namun hal ini tidak lagi dan Desa Serongga kini betransformasi menjadi desa produsen Pupuk Bio Organik hingga mampu mendongkrak pendapatan Desa.

Tahun 2017, Desa Serongga telah mampu mensuplai Pupuk Bio Organik sebanyak 80 ton kepada petani di Provinsi Bali. Berangsur ikon penghasil bunga sandat mulai bergeser, seiring menyempitnya lahan karena berubah fungsi menjadi permukiman serta semakin konsennya pihak Desa dalam mengelola Pupuk Bio Organik Catur Laba Desa Serongga.

“Awalnya kami ingin mengangkat Bunga Sandat sebagai produk unggulan, namun perkembangan penduduk yang pesat membuat lahan lebih diperuntukkan sebagai permukinan membuat produksi Bunga Sandat menurun drastis,” terang Kepala Desa Serongga, Anak Agung Gede Bagus Udayana pada Evaluasi Perkembangan Desa Tahun 2018 di Wantilan Balai Serongga Tengah, Kamis, (8/3/2018).

Desa Serongga merupakan wakil Kecamatan Gianyar dalam Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gianyar Tahun 2018 yang akan bersaing dengan 6 desa lainnya yang mewakili masing-masing kecamatan di Kabupaten Gianyar. Evaluasi dihadiri oleh Camat Gianyar, Ketua DWP Kabupaten Gianyar, Ny. Dwikora Wisnu Wijaya, Perbekel/Lurah se Kabupaten Gianyar serta masyarakat setempat.

Dikatakan Anak Agung Bagus Udayana, berdasarkan kondisi tersebut Desa Serongga kemudian menjadikan Pupuk Bio Organik Catur Laba sebagai produk unggulan yang dibangun 2015 dengan dana yang dianggarkan dalam APBDes 2015. Awal pelaksanaan, berbagai kendala dihadapi mulai dari kendala lahan, bahan baku, tenaga kerja hingga kendala pemasaran. Semua kendala tersebut mampu diatasi dengan mengoptimalkan potensi desa, terutama segi ketersediaan lahan hingga ketersediaan bakan baku berupa kotoran sapi dengan memanfaatkan kelompok simantri yang ada di Desa Serongga.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top