Brigjen Sugianyar: Penyalahguna Narkoba di Bali 15.091 orang, 90 Persen Pemakai Sabu

 

DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Kabar mencegangkan datang dari hasil penelitian Badan Narkotika Nasional dan LIPI tahun 2019 yang menyebutkan bahwa prevalensi penyalahguna narkoba di Bali sebanyak 15.091 orang. Dari jumlah tersebut 90 persen adalah pengguna sabu. 

 

Sehingga dapat ditenggarai bahwa Bali masih potensial dijadikan sasaran peredaran gelap narkoba jenis sabu. 

 

"Untuk mengatasi hal itu perlu adanya kerja sama semua pihak. Tidak hanya BNN maupun aparat penegak hukum tapi pemerintah Provinsi Bali juga harus peduli dalam upaya rehabilitasi yang menjadi salah satu solusi terbaik saat ini," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Brigjen Pol Drs Gde Sugianyar Dwi Putra di sela-sela rilis kasus, Rabu 13 Oktober 2021. 

 

Mantan Kepala BNNP NTB ini kembali menjelaskan sejauh mana Bali menjadi pasar potensial untuk penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan hasil penelitian BNN bersama LIPI tahun 2019 menunjukan prevalensi penyalahguna narkoba di Bali sebanyak 15.091 orang. "Jadi dari jumlah tersebut 90 persen adalah pengguna sabu," beber jenderal bintang satu dipundak ini. 

 

Menurutnya, hasil penelitian itu dikaitkan dengan pengungkapan 1 kilogram sabu oleh mahasiswa bernama Medi Saniaya alias Kimo, 21 di salah satu homestay di kawasan Renon, Denpasar, Rabu (6/10) pukul 13.00 Wita. 

 

Ditegaskannya, sabu 1 kilogram itu bila dirupiahkan nilainya mencapai Rp 2 miliar. Tetapi menurut Sugianyar bukan itu yang menjadi persoalan. Sebab, 1 kg tersebut bisa digunakan 10.000 orang. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top