Poltekkes Denpasar Gelar KKN IPE, Libatkan 533 Mahasiswa, Sasar 10. 600 KK

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar mengerahkan 533 peserta didiknya dari 10 program studi untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Interprofessional Education (KKN-IPE) di Kabupaten Gianyar, Bangli, Klungkung dan Tabanan. Kegiatan ini menyasar 10. 600 Kepala Keluarga (KK), guna mengimplementasikan program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

 

Direktur Poltekkes Denpasar AA Ngurah Kusumajaya, SP.,MPH., menjelaskan, IPE adalah sebuah inovasi yang sedang dikembangkan dalam dunia pendidikan profesi kesehatan. IPE, kata dia, suatu proses di mana sekelompok mahasiswa dengan latar pendidikan profesi yang berbeda melakukan pembelajaran bersama di lapangan serta berkolaborasi dalam upaya promotif, preventif, kuratif, rahabilitatif dan jenis pelayanan kesehatan lainnya.

Menurutnya, permasalahan kesehatan tidak cukup hanya ditangani satu profesi keahlian saja. Ia menambahkan, satu orang mahasiswa akan bertanggungjawab atas 20-25 KK. Sehingga, secara keseluruhan mencapai 10. 600 KK yang terdata. Dia berujar, membangun kesadaran gerakan masyarakat sehat dengan pendekatan keluarga merupakan hal yang tepat.

“Kita llibatkan semua jurusan yang ada. Kita kolaborasikan mereka dari kehalian yang berbeda. Nanti mereka langsung mengunjungi rumah warga. Misalnya dari jurusan gizi, mendata bagaimana konsumsi sayur dan buah, dari kesehatan lingkungan mendata apa penghuni perokok atau tidak, punya jamban tau tidak, dari keperawatan gigi juga, dan jurusan lain. Semua berkolaborasi dalam satu tujuan,” sebutnya di saat membuka KKN IPE di Kampus I Poltekkes, Denpasar, Kamis (1/2).
Kusumajaya melanjutkan, ada 12 indikator yang dijadikan acuan saat peserta KKN IPE mendata warga. Jika ditemukan poin-poin dalam indikator itu, maka peserta akan meneruskan ke puskesmas yang membawahi wilayah bersangkutan, untuk dilakukan tindakan pelayanan kesehatah. “Mahasiswa kami bisa mengintervensi jika ada temuan-temuan pada keluarga sesuai indikator,” terangnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top