44 Tahun LLDIKTI VIII, Makin Komit Berikan Dampak Nyata bagi Bangsa

IMG-20260220-WA0000
Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII di Denpasar, Kamis (19/2) pagi.

DENPASAR-fajarbali.com |Dengan balutan pakaian adat madya Bali, jajaran pimpinan dan sivitas akademika perguruan tinggi swasta (PTS) se-Bali mengikuti upacara bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII di Denpasar, Kamis (19/2) pagi. Suasana khidmat berpadu dengan nuansa budaya lokal, mencerminkan komitmen pendidikan tinggi yang berakar pada kearifan lokal namun tetap berorientasi global.

Upacara tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-44 yang tahun ini mengusung tema “Menguatkan Mutu, Memperluas Akses, Mewujudkan Pendidikan Tinggi Berdampak.” Tema ini menegaskan arah strategis pengembangan pendidikan tinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) agar semakin adaptif terhadap perubahan zaman.

Seusai apel, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng menyampaikan bahwa sejak berdiri, lembaga ini telah melalui berbagai fase transformasi, mulai dari era Kopertis hingga bertransformasi menjadi LLDIKTI seperti saat ini.

“Angka 44 ini melambangkan kematangan, ketangguhan, dan dedikasi yang tak henti dalam melayani serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Ia menekankan, di tengah disrupsi teknologi dan dinamika kebijakan pendidikan nasional, perguruan tinggi tidak lagi bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kunci untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

“Perguruan tinggi dituntut tidak sekadar meluluskan mahasiswa, tetapi menciptakan talenta yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui semangat Diktisaintek Berdampak,” tegasnya.

Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, LLDIKTI Wilayah VIII, lanjutnya, berkomitmen menjadi mitra strategis bagi PTS melalui tiga fokus utama. Pertama, akselerasi mutu dengan mendorong peningkatan akreditasi institusi dan program studi. Kedua, transformasi digital guna mempermudah layanan administrasi dan akademik agar lebih transparan dan efisien. Ketiga, peningkatan kesejahteraan dosen melalui fasilitasi pengembangan karier dan peningkatan kualifikasi akademik.

BACA JUGA:  BEM UNR Kupas Eksistensi Generasi Muda dalam Membangun Peradaban Dunia di Era Digital

Ia juga mengingatkan agar seluruh insan pendidikan tidak cepat berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Tantangan global, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan, menuntut adaptasi yang cepat dan tepat.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-44 yang juga Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP menyampaikan bahwa tema yang diusung menjadi refleksi perjalanan panjang LLDIKTI Wilayah VIII dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas.

Menurutnya, tema tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat mutu layanan, tata kelola, serta pendampingan kepada perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Tema ini juga menekankan pentingnya perluasan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan, sehingga manfaat pendidikan tinggi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan tinggi tidak boleh hanya berorientasi pada proses akademik semata, melainkan harus menjadi instrumen strategis pembangunan yang memberikan dampak nyata terhadap penguatan sumber daya manusia, kemajuan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai implementasi dari tema tersebut, panitia telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan pendukung. Di antaranya sosialisasi aplikasi SIAGA untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan sistem layanan berbasis digital dalam tata kelola perguruan tinggi.

Selain itu, digelar pula Pameran Inkubator Bisnis yang menampilkan inovasi dan hasil pengembangan kewirausahaan perguruan tinggi dengan potensi hilirisasi dan dampak ekonomi. Talkshow Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber juga menjadi bagian penting rangkaian acara, menghadirkan diskusi konstruktif mengenai peran perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan sosial seperti Fun Walk, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis turut mewarnai peringatan HUT kali ini. Rangkaian tersebut tidak hanya mempererat kebersamaan antar sivitas akademika, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.

BACA JUGA:  Gandeng Penggiat Lingkungan, KKN Unud Sosialisasikan Eco Enzyme di Desa Sebudi Karangasem

Puncak peringatan ditandai dengan upacara bendera dan pemotongan tumpeng yang sarat makna refleksi dan rasa syukur atas perjalanan 44 tahun pengabdian LLDIKTI Wilayah VIII. Seluruh kegiatan terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, sponsor, hingga panitia yang bekerja penuh dedikasi.

Momentum HUT ke-44 ini diharapkan menjadi penguat semangat kolektif seluruh perguruan tinggi swasta di Bali dan NTB untuk terus bertransformasi, memperluas akses, serta menghadirkan pendidikan tinggi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top