307 Maba Unhi Ikuti Mahasisya Upanayana, Berakar Nilai Lokal Hadapi Persaingan Global

Unhi 1

 

“Ini adalah momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia kampus, memahami sistem pembelajaran, dan mulai menanamkan nilai akademis sekaligus kebebasan akademik,” tegas Prof. Damriyasa.

Dengan perpaduan antara tradisi Hindu, inovasi teknologi, serta dukungan pemerintah, Mahasisya Upanayana Unhi 2025 menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Menurut Rektor, Mahasisya Upanayana memiliki makna yang lebih luas karena dilaksanakan di tengah masa transisi sistem pembelajaran. Unhi kini mengadopsi model pembelajaran bauran (blended learning) yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara luring, daring, maupun kombinasi keduanya.

“Selain mahasiswa reguler yang hadir secara langsung, Universitas Hindu Indonesia juga menyiapkan pembelajaran secara bauran. Jadi tidak semua mahasiswa baru bisa mengikuti Mahasisya Upanayana tahun ini secara tatap muka, karena ada yang akan berproses melalui sistem daring,” jelasnya.

Selain blended learning, Unhi menerapkan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui RPL, pengalaman belajar atau kerja sebelumnya dapat diakui sebagai kredit perkuliahan.

“Kedua program ini menjadi unggulan kami dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat,” lanjutnya. Dari sisi fasilitas, UNHI telah mempersiapkan smart classroom dan learning management system (LMS) yang memadai, serta telah memperoleh rekomendasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII untuk menyelenggarakannya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top