Selain memantau warga yang bekerja dari luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia (PMI), juga warga pendatang dari luar Bali, seperti dari Jawa atau Nusa Tenggara mendapat pantauan. “Ini sebagai langkah antisipasi, agar sama-waspada dan sekali lagi agar warga di lingkungannya merasa aman. Ini bukan menakut nakuti, dan kami sudah sosialisasi kepada warga dan juga kepada warga pendatang,” jelasnya. Sampai saat ini, menurutnya warga sudah menaati imbauan pemerintah dengan berada di rumah dan kekuar rumah kalau ada keperluan mendesak. Sedangkan bagi peternak sapi, menurutnya mereka mencari pakan sapi dengan mandiri atau jalan sendiri-sendiri dan wikayah kerjanya relatif aman dari penyebarab virus. "Yang yerpenting menghindari berkerumun, dan ini sudah ditaatinolehbwarga kami,” tutupnya.(gds).










