Zurich Entrepreneurship Program Jangkau 10.000 Siswa, Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Pengalaman Kian Diminati Sekolah

IMG-20260603-WA0005
Siswa peserta Zurich Entrepreneurship Program memamerkan dan mempresentasikan produk usaha yang mereka kembangkan dalam kompetisi bisnis pelajar. IST

Program ini juga memperkuat literasi keuangan, meliputi penganggaran, menabung, investasi, dan pemahaman risiko, serta memberikan paparan dunia profesional melalui sesi bersama sukarelawan Zurich.

Adriana Poglia, Head of Enabling Social Equity Z Zurich Foundation, menambahkan, tahun pertama fase ini menunjukkan bahwa dampak positif dapat semakin diperluas melalui kolaborasi.

"Ketika sekolah, pendidik, sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat sipil bekerja bersama, semakin banyak generasi muda mendapatkan akses terhadap pembelajaran yang relevan dan peluang untuk membangun masa depan mereka," kata Adriana.

Sementara itu Utami Anita Herawati, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, menambahkan, implementasi Zurich Entrepreneurship Program memberikan sinyal kuat bahwa pembelajaran berbasis pengalaman semakin diminati sekolah.

"Kami melihat guru secara aktif memperluas implementasi program karena siswa menjadi lebih terlibat ketika belajar melalui praktik langsung—mulai dari membangun usaha, mengelola keuangan, hingga memahami dunia kerja. Ketika pendekatan seperti ini diterapkan secara konsisten oleh guru, dampaknya tidak hanya terlihat pada tingginya partisipasi, tetapi juga pada lahirnya pengalaman belajar yang lebih relevan dan membantu siswa membangun keterampilan untuk masa depan," ungkapnya.

Melanjutkan capaian ini, fase kedua ZEP akan terus diperluas hingga 2028 untuk menjangkau lebih banyak siswa, sekaligus memperkuat kapasitas guru dan keterlibatan sukarelawan dalam mendukung lahirnya generasi muda yang percaya diri, terampil, dan siap menghadapi perubahan. (gde/rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top