Yudisium ke-80 Fakultas Sastra Unwar, 80 Persen Lulusan Sudah Bekerja

IMG-20260818-WA0002
Yudisium dan Pelepasan Sarjana ke-80 Fakultas Sastra Unwar, di Prama Sanur Beach Hotel, Sanur, Sabtu (15/8). [foto: ist]

Dengan bekal ijazah sarjana yang telah diperoleh, para lulusan diharapkan mampu melanjutkan karier di tempat kerja masing-masing maupun membuka peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Tak berhenti pada ijazah, Fakultas Sastra Unwar juga memberikan bekal tambahan yang dinilai semakin memperkuat daya saing para lulusan. Pada yudisium ke-80 ini, seluruh 20 lulusan dibekali sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Sertifikat tersebut menjadi bagian dari pendamping ijazah yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lulusan ketika memasuki persaingan dunia kerja. Berbeda dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang selama ini dikenal, sertifikat kompetensi tersebut diterbitkan oleh LSP P3 yang terafiliasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Pendamping ijazahnya kali ini luar biasa. Dikeluarkan oleh LSP P3, artinya LSP dari BNSP yang bereputasi internasional,” terang Dekan Ana.

Ia menjelaskan, sertifikat kompetensi tersebut memiliki masa berlaku selama tiga tahun dan dapat menjadi salah satu modal bagi lulusan dalam mengembangkan karier, termasuk membuka peluang kerja yang lebih luas.

Dengan sertifikat kompetensi tersebut, para lulusan tidak hanya membawa pulang ijazah sarjana, tetapi juga bukti kompetensi yang diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri dan daya saing mereka di dunia profesional.
“Artinya sertifikat ini bisa digunakan di tingkat internasional dan berlaku selama tiga tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, predikat lulusan terbaik pada Yudisium dan Pelepasan Sarjana Fakultas Sastra Unwar ke-80 diraih oleh Ni Nyoman Ayu Indra Dewi, S.S.
Yudisium ke-80 pun menjadi penanda berakhirnya satu perjalanan akademik sekaligus awal perjalanan baru bagi 20 lulusan Fakultas Sastra Unwar.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top