Saat masuk mereka harus menunjukan kartu undangannya. Sebab kapasitasnya 300 orang tapi hanya boleh masuk 50 orang.
"Kami akan bekerja sama dengan Satgas Covid19 setempat, semuanya harus sesuai prokes. Petugas yang paling tahu prosedur prokes nantinya," ujar pengacara muda asal Denpasar yang juga punya hobi bertinju.
Ia menegaskan, sport tourism itu justeru penontonnya kebanyakan orang asing.
Ada 15 partai yang akan dimainkan. Pertama, untuk yang yunior sebanyak 5 partai dengan durasi 2 menit kali tiga ronde. Kedua, untuk para member. Untuk para member semuanya orang asing.
Jumlahnya sebanyak 5 partai dengan durasi 2 menit kali 3 ronde. Ketiga, untuk kelompok senior sebanyak 5 partai dengan durasi waktu 3 menit kali 3 ronde. Sementara untuk kelas eksibisi adalah kader berusia 7 tahun perempuan dengan durasi waktu 1,5 menit kali 3 ronde.
"Semua aturan tinju berlaku di event ini. Ini adalah event yang dikemas sangat professional dan sangat berarti bagi para atlit sebab ketika mereka sudah melangkah ke tinju profesional mereka tidak canggung lagi, tidak demam panggung lagi sebab sudah terasah atau terlatih," ujar Charlie menambahkan.
Event pertama di dunia yang digelar di Bali ini akan disiarkan secara live streaming. Namun untuk bisa menonton tiap orang harus membeli tiket secara online sebesar Rp 25 ribu.
Begitu mereka transfer uang ke nomor rekening Yayasan Pino Bahari Indonesia, maka mereka akan diberi akun agar bisa nonton live streaming. Semua uang tersebut akan digunakan untuk bantuan social melalui Yayasan Pino Bahari Indonesia.










