Untuk Danrem 163/Wira Satya yang mewilayahi Provinsi Bali pada intinya menyampaikan, bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Bali mengalami kenaikan cukup signifikan mulai tanggal 15 Mei 2020.
Sampai dengan tanggal 21 Juni 2020 masih terjadi adanya peningkatan kasus yang didominasi oleh transmisi lokal dimana tempat penyebarannya tertinggi berada di pasar tradisional.
Dari hasil laporan para Danrem jajaran, Pangdam IX/Udayana menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh peserta rapat diantaranya lakukan evaluasi dengan melaksanakan rapid tes, ambil sampel beberapa yang kira-kira mampu menggambarkan kualitas secara umum masyarakat di wilayah masing-masing.
" Kalau terjadi peningkatan mungkin harus ditinjau ulang kebijakan tentang new normal oleh Pemda dan kita (TNI) tetap lakukan dukungan suport atas langkah-langkah yang diambil Pemda," tegas Pangdam.
Dikatakan pula, Dari itu semua yang perlu disiapkan selain konsep oprasi yang sudah dibuat baik oleh TNI, Polisi maupun Pemda maka yang menjadi fokus adalah salah satunya kesiapan fasilitas dan tenaga medis.
"Semua wilayah kita dan mungkin wilayah nasional juga, bahwa pendisiplinan dengan edukasi, pengawasan dan penindakan itu harus dilakukan terus menerus kita sepakat itu karena memang Covid-19 ini ada 3 hal yang cukup besar yang menjadi lamanya harus kita selesaikan," tegas Pangdam..
Hadir juga mendampingi Pangdam diantaranya Kasdam IX/Udy, Irdam IX/Udy, Kapok Sahli Pangdam IX/Udy, Asrendam IX/Udy, para Asisten Kasdam IX/Udy, Kapendam IX/Udy, Kakesdam IX/Udy, Danpomdam IX/Udy, dan Kabekangdam IX/Udy.(eli).










