World Turtle Day di Bali, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel Tegaskan Pariwisata Berkelanjutan Lewat Aksi Konservasi

2026-05-23-at-18.35.50
The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel tingkatkan upaya perlindungan ekosistem laut melalui pelepasan tukik.

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam rangka memperingati Hari Penyu Sedunia (World Turtle Day), Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur kembali menjadi saksi dari langkah nyata pelestarian lingkungan maritim Indonesia. The Meru Sanur bersama Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, sukses menyelenggarakan aksi pelepasan puluhan tukik ke habitat aslinya di pesisir pantai Sanur, Bali. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya ini mengukuhkan sinergi kuat dengan lembaga keahlian konservasi lokal, Turtle Conservation and Education Center (TCEC), guna memastikan keberlanjutan perlindungan satwa liar secara ilmiah dan terukur.

Spesies yang dilepaskan pada perayaan tahun ini adalah Penyu Lekang (Olive Ridley turtle), yang dikenal sebagai salah satu penjaga utama dinamika ekologi perairan nusantara. Pemilihan penyu lekang bukan tanpa alasan; satwa ini memiliki pola migrasi yang luas dan memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan rantai makanan di laut. Langkah pelepasan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan sebuah aksi strategis untuk mendukung penguatan populasi penyu di alam bebas yang kian hari menghadapi tekanan antropogenik yang cukup tinggi.

Secara global, urgensi perlindungan penyu telah lama menjadi agenda krusial yang digodok oleh negara-negara anggota International Union for Conservation of Nature (IUCN). Melalui status kerentanan yang disematkan oleh lembaga dunia tersebut, perlindungan habitat pesisir peneluran dan jalur migrasi penyu disepakati sebagai prioritas lintas negara. Implementasi nyata di tingkat lokal seperti yang dilakukan di Sanur menjadi kontribusi langsung terhadap pencapaian target-target konservasi global yang dicanangkan untuk menekan laju kepunahan keanekaragaman hayati.

Sejalan dengan komitmen internasional, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) juga menerapkan regulasi ketat terhadap perdagangan penyu demi menjamin kelangsungan hidupnya. Dalam kerangka kerja CITES, penyu masuk ke dalam kategori perlindungan komprehensif yang melarang seluruh bentuk pemanfaatan komersial internasional secara ilegal. Melalui ketetapan yuridis ini, pengawasan dan edukasi publik di tingkat destinasi wisata menjadi benteng pertahanan utama dalam mencegah eksploitasi satwa yang dilindungi ini.

BACA JUGA:  The Nusa Dua Memperkuat Komitmen, ITDC Gandeng Tenant Susun ESG Roadmap Menuju Sertifikasi GSTC

Secara ekologis, penyu memegang peranan sebagai spesies perekayasa ekosistem yang kehadirannya sangat memengaruhi vitalitas habitat laut, mulai dari padang lamun hingga terumbu karang. Aktivitas penyu saat mencari makan terbukti membantu meremajakan vegetasi pesisir dan menjaga keseimbangan populasi ubur-ubur agar tidak terjadi ledakan populasi yang merugikan ikan-ikan kecil. Oleh sebab itu, menjaga eksistensi penyu di perairan Bali secara langsung berkontribusi pada ketahanan pangan sektor perikanan dan kelestarian lanskap bawah laut yang menjadi daya tarik utama pariwisata.

“World Turtle Day merupakan pengingat bahwa aksi kecil dapat memberikan dampak besar. Bersama The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, kami bangga dapat mendukung upaya konservasi penyu di Bali melalui pengalaman yang menggabungkan edukasi, keterlibatan komunitas, dan pariwisata berkelanjutan. Kami percaya bahwa wellness juga berarti menjaga lingkungan yang menopang kehidupan kita,” ujar Caitie Younghwa Lee, Vice President of Operations & Customer Relations The Sanur.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Ed Brea, General Manager The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection, yang menyoroti aspek tanggung jawab industri perhotelan terhadap lingkungan sekitar. Brea menegaskan bahwa sebagai akomodasi yang beroperasi di wilayah tepi pantai, kelestarian ekosistem laut merupakan bagian integral dari warisan alam yang wajib diwariskan dalam kondisi baik kepada generasi masa depan. “Pendekatan pariwisata berbasis konservasi ini diharapkan mampu menginspirasi para tamu hotel dan masyarakat lokal untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih ramah lingkungan,” ucapnya.

Keberhasilan inisiatif tahunan ini didukung penuh oleh kolaborasi multisektoral yang solid di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur. Kemitraan ini melibatkan berbagai entitas strategis, mulai dari pengelola kawasan "The Sanur", para pakar dari TCEC, hingga dukungan sektor privat seperti Tanamera Coffee dan Alster Lake Clinic. Kehadiran para mitra ini membuktikan bahwa tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup kini telah bergeser menjadi gerakan kolektif yang melibatkan sektor hospitality, konservasi, hingga industri kesehatan modern.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bumi 2026, ITDC Nusantara Utilitas Hijaukan Area Lagoon dengan Melati dan Kenanga

Keterlibatan Alster Lake Clinic dalam agenda lingkungan ini membawa perspektif baru yang mendalam mengenai keterkaitan antara kesehatan manusia (human wellness) dan kesehatan alam (planetary health). Konsep ini menekankan bahwa kesejahteraan manusia seutuhnya tidak dapat dipisahkan dari kondisi ekosistem sekitar yang bersih, seimbang, dan lestari. Dengan menjaga kelestarian laut dari kepunahan spesies satwa seperti penyu lekang, secara tidak langsung manusia sedang berinvestasi pada kualitas lingkungan hidup yang sehat bagi diri mereka sendiri.

Melalui momentum Hari Penyu Sedunia ini, sinergi yang tercipta di Sanur diharapkan mampu menjadi percontohan (role model) bagi destinasi wisata lain di Indonesia dalam mengimplementasikan pariwisata hijau. Setiap pelepasan satu ekor tukik ke samudra bukan sekadar angka, melainkan simbol harapan dan komitmen berkelanjutan demi lestarinya keanekaragaman hayati Bali. Dengan kesadaran kolektif yang terus dipupuk, langkah-langkah kecil hari ini dipastikan akan membentuk benteng pertahanan ekologi yang kokoh bagi masa depan bumi dan generasi yang akan datang. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top