Upaya internasional mengentaskan masalah di masyarakat adalah melalui Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu aksi nyata yang bertujuan untuk memperkuat perdamaian universal dalam kebebasan yang luas. Selain itu, SDGs juga berfokus pada upaya mengatasi kemiskinan yang ekstrim sebagai tantangan yang paling besar dan merupakan prasyarat yang tidak dapat diabaikan guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan. SDGs memiliki 17 target pembangunan yang menjadi indikator, beberapa diantaranya adalah pengentasan kemiskinan, kelaparan, mewujudkan hidup yang sehat dan sejahtera, mengurangi kesenjangan dan mewujudkan kesetaraan, serta perdamaian dan keadilan.
“Indikator capaian SDGs, sejalan dengan visi dan misi Undiknas, yang dikemas pada sebuah tagline, Techoresearch-preneur University. Undiknas senantiasa berupaya memberikan pendidikan berkualitas yang dapat berkontribusi dalam menyelesaikan isu-isu sosial di masyarakat berdasarkan penelitian berbasis teknologi dan berjiwa entrepreneur,” urainya.
Lulusan yang dilepas pada wisuda kali ini berasal dari Prodi Ilmu Hukum,
Ilmu Administrasi Negara, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Magister Manajemen, Magister Administrasi Publik, dan Magister Hukum. Sebagai motivasi, Undiknas memberikan apresiasi bagi peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing prodi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Perdiknas Dr. AA Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda, S.Sos., MM., berharap, sumber daya manusia jebolan Undiknas bekerja linier atau sesuai dengan bidang keilmuannya. Meski pun tidak dilarang untuk mengambil pekerjaan dan usaha di luar kompetensinya.










