Lebih lanjut, Arya Wibawa mengajak seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk terus menjaga persatuan, toleransi, gotong royong, dan semangat kebersamaan sebagai kekuatan dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat sesuai dengan peran masing-masing.
Apel penurunan bendera kemudian ditutup dengan tertib setelah seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja, pelayanan, kepedulian, dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Dari Kota Denpasar, semangat kemerdekaan diteguhkan melalui komitmen bersama untuk terus bergerak membangun kota yang maju, inklusif, berbudaya, dan semakin sejahtera, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," tandas Arya Wibawa. (Car)










