Waspadai Kecelakaan Transportasi di Nataru, Basarnas Tingkatkan Kesiapan SAR

Pemantauan di Objek-objek Wisata Selama 16 Hari

 Save as PDF

SIAP SIAGA-Basarnas Bali gelar kesiapan SAR dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru. 

 

JIMBARAN -fajarbali.com |Menyambut perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Basarnas melaksanakan Siaga SAR Khusus dengan meningkatkan kesiapsiagaan personil dan Alut di beberapa titik. Pelaksanaan Siaga SAR Khusus ini dilaksanakan serempak di seluruh Kantor SAR di Indonesia, dimulai pada 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023. 
 
Dalam arahannya secara virtual, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsdya TNI Henri Alfiandi pada pembukaan Siaga SAR Khusus Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 menegaskan, bahwa kewaspadaan pada potensi ancaman diantaranya bencana hidrometeorogi, bencana geologi, kecelakaan transportasi dan kedaruratan di tempat-tempat wisata. 
 
“Kepala Kantor segera menyiagakan personil, alut dan peralatan untuk melaksanakan pemantauan jalur mudik di tempat-tempat yang rawan kecelakaan dan bencana, pelabuhan, bandara, ruas jalan tol, terminal bus dan tempat wisata ataupun keramaian,” tegas Marsdya TNI Henri. 
 
Berdasarkan survey Kementerian Perhubungan pada libur Nataru kali ini diperkirakan akan ada pergerakan/mobilitas masyarakat sebesar 16,35% dari jumlah penduduk Indonesia atau sebanyak 44,17 juta orang. Baik itu menggunakan moda transportasi darat, laut maupun udara. 
 
Diakhir sambutannya, Kabasarnas Marsdya TNI Henri menyampaikan agar personil meningkatkan koordinasi dan sinergitas siaga dengan seluruh potensi SAR yang ada di wilayah masing-masing. Seperti dari unsur kementerian, TNI dan Polri, pemerintah daerah, relawan dan media demi terwujudnya pelayanan Siaga SAR yang optimal dan terpadu. 
 
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada S.E., M.A.P., yang memimpin apel pembukaan Siaga SAR Khusus yang diikuti seluruh pegawai, mengatakan bahwa kewaspadaan selama adanya mobilitas masyarakat menjadi perhatian khusus Basarnas. Mengingat momen ini juga bertepatan dengan libur sekolah. Disamping itu, untuk pertama kalinya tidak ada pembatasan mobilisasi oleh pemerintah, meskipun masih diberlakukan PPKM akibat masih adanya kasus Covid 19. 
 
Diterangkanya, Pulau Bali sebagai destinasi wisata yang biasanya ramai menjadi tujuan saat libur Natal dan tahun baru, dapat dipastikan angka kedatangan wisatawan akan membludak. Puncak arus mudik Natal diperkirakan pada tanggal 23 – 24 Desember 2022 dan puncak arus balik tanggal 25 – 26 Desember 2022. Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan pada 30 – 31 Desember 2022 dan puncak arus balik pada 1-2 Januari 2023. 
 
Gede Darmada S.E., M.A.P. kembali menjelaskan bahwa Basarnas Bali mengerahkan kurang lebih 130 personil. Ditambah adanya pergerakan KN Arjuna kemudian ada 5 buah rigit inflatable boat yang di tempatkan di beberapa titik seperti pada jalur-jalur penyeberangan, Padang Bai – Lembar, Gilimanuk – Ketapang, dan Pelabuhan Benoa. 
 
“Basarnas Bali juga melakukan pemantauan di objek-objek wisata setiap harinya. Selama 16 hari, ditugaskan tim untuk bergerak ke titik-titik keramaian yang rawan terjadinya kondisi membahayakan,” ujar Darmada. R-005 
 Save as PDF

Next Post

Besok, Dua Terdakwa Kasus Video Wikwik dalam Mobil Jalani Sidang Tuntutan

Sen Des 19 , 2022
Besok, Dua Terdakwa Kasus Video Wikwik dalam Mobil Jalani Sidang Tuntutan
wiwiwik-ddbef889

Berita Lainnya